Ibu Berbagi Cerita

Berbagi cerita dan pengalaman dalam kehidupan ....

Amplop Cokelat yang Tidak Pernah Tersesat
Sebuah perjalanan dari Denting Piano menuju Indscript Creative.

Dari naskah "Denting Piano" yang dikirim ke Majalah Bobo hingga menjadi penulis, editor, dan mentor. Inilah perjalanan saya bersama Indscript Creative yang mengubah mimpi menjadi inspirasi.

"Ada mimpi yang tidak pernah benar-benar hilang. Ia hanya diam, menunggu kita cukup berani untuk memanggilnya kembali."

Saya tidak ingat kapan pertama kali jatuh cinta pada dunia menulis, tetapi saya ingat, sejak kecil saya sangat suka menuliskan cerita.

Sekitar tahun 1989, saat itu saya berusia delapan atau sembilan tahun. Saya duduk di depan sebuah mesin ketik dan mulai mengetik sebuah cerita pendek pertama saya dengan judul: Denting Piano.

Saat ini saya tidak lagi mengingat seluruh isi ceritanya. Namun, saya masih mengingat setiap prosesnya. Suara tuts mesin ketik yang ditekan oleh jemari kecil saya dan lembar demi lembar kertas yang saya lipat sendiri dengan hati-hati.

Amplop cokelat yang saya rekatkan dengan penuh harapan. Lalu tulisan tangan kecil saya yang berusaha menyalin alamat tujuan.

Redaksi Majalah Bobo. PO BOX...

Saat itu belum ada internet.

Belum ada email.

Belum ada tombol submit.

Kalau ingin mengirimkan sebuah cerita, kita benar-benar harus mempercayakannya kepada kantor pos.

Dan saya melakukannya sendirian. Tidak ada yang mendampingi. Tidak ada yang mengetahui...

Bahkan hingga hari ini, saya rasa tidak ada seorang pun yang tahu bahwa seorang anak perempuan pernah diam-diam mengirimkan naskah pertamanya ke sebuah majalah anak-anak.

Saya memang lebih banyak tumbuh bersama nenek daripada kedua orang tua. Mungkin karena itulah saya sudah terbiasa melakukan banyak hal sendirian. Termasuk menjaga mimpi saya sendiri melalu menulis dan menggambar. Dua kegiatan itu menjadi ruang kecil yang selalu saya miliki. Tempat saya bisa menjadi diri sendiri tanpa harus menunggu siapa pun percaya bahwa mimpi itu layak diperjuangkan.

Hari ini, ketika mengingat kembali peristiwa itu, saya baru menyadari satu hal.

Ternyata, amplop cokelat itu tidak pernah tersesat.

Ia hanya membutuhkan waktu puluhan tahun untuk sampai ke tujuan yang sebenarnya.

Blogger 2005

Ternyata, Mimpi Tidak Pernah Benar-Benar Hilang

Waktu terus berjalan. Saya pun bertumbuh menjalani masa sekolah ke jenjang yang lebih tinggi.

Menulis puisi-puisi pendek ketika SMA, lalu sibuk menjalani berbagai peran sebagai perempuan, istri, ibu, dan pekerja.

Namun ternyata, tulisan tidak pernah benar-benar meninggalkan saya. Ketika internet mulai menjadi bagian dari kehidupan, saya menemukan rumah kecil berikutnya.

Sebelum mengenal Blogger, saya aktif menulis di Multiply, sebuah platform yang pada masanya menjadi ruang favorit banyak orang untuk berbagi cerita. Ketika Multiply akhirnya berhenti beroperasi, saya pun berpindah ke Blogger dan terus menulis hingga hari ini.

Tanggal 22 Juni 2005. Yak, tanggal ini menjadi salah satu tanggal yang sangat berarti dalam perjalanan saya. Hari itu saya menekan tombol Publish untuk pertama kalinya di blog pribadi.

Sapaan pembuka yang saya tulis sangat sederhana.

"Hi... welcome to my blog..."

Saya hanya ingin berbagi cerita. Tentang keluarga kecil saya, tentang menjadi seorang ibu, tentang anak-anak, tentang pekerjaan, tentang kehidupan sehari-hari yang mungkin terlihat biasa bagi orang lain, tetapi terasa begitu berharga bagi saya.

Saat itu saya tidak sedang membangun personal branding maupun mengejar jumlah pembaca. Saya hanya ingin menyimpan cerita.

Baru hari ini saya menyadari bahwa tulisan-tulisan sederhana itu diam-diam sedang menempa saya menjadi seorang blogger.

Lebih dari itu... Tulisan sedang diam-diam menyiapkan masa depan saya.

Saya juga mulai aktif menulis berbagai artikel dan mengikuti puluhan buku antologi. Tanpa saya sadari, setiap tulisan yang saya buat adalah latihan kecil yang mempersiapkan saya untuk perjalanan yang jauh lebih besar.

Dulu saya mengira saya hanya sedang menulis catatan harian, tetapi hari ini saya sadar, ternyata saya sedang menulis jejak perjalanan hidup.

I Love My Job

Ketika Menulis Menemukan Jalan Pulang

Tahun 2018 menjadi salah satu titik balik terbesar dalam hidup saya.

Menariknya, jalan yang saya pilih bukan langsung menjadi penulis. Saya justru jatuh cinta pada dunia editing naskah.

Terlahir dari rasa penasaran saya tentang bagaimana sebuah tulisan dipoles tanpa menghilangkan suara penulisnya. Tentang bagaimana sebuah ide yang masih mentah bisa berubah menjadi buku yang layak dibaca banyak orang.

Buku pertama yang saya edit berjudul Indigo Mencari Tuhan karya Sunarto W. Samudro.

Saya belum tahu bahwa satu naskah tersebut akan membuka pintu menuju perjalanan panjang yang mengubah hidup saya. Namun, semakin banyak belajar, saya semakin memahami bahwa dunia literasi bukan hanya tentang penulis. Di balik sebuah buku ada editor, proofreader, desainer, layouter, hingga penerbit yang bekerja dengan sepenuh hati agar sebuah gagasan dapat sampai kepada pembaca dalam bentuk terbaiknya.

Bersama Teh Indari Mastuti - Founder Indscript Creative


Rumah Itu Bernama Indscript Creative

Sekitar tahun 2019, saya mulai mengenal Indscript Creative.

Awalnya sederhana. Saya hanya ingin belajar bisnis.

Saya mengenal sosok Indari Mastuti sebagai penulis sekaligus pebisnis kreatif yang telah lama berkecimpung di dunia literasi. Dan saya pun berpikir, mungkin saya bisa belajar bagaimana membangun sebuah usaha yang bertumbuh. Namun ternyata saya menemukan sesuatu yang jauh lebih besar. Saya merasa seperti menemukan rumah yang bahkan sebelumnya tidak saya sadari sedang saya cari.

Di Indscript Creative, saya melihat bahwa dunia literasi tidak dibangun dengan semangat saling bersaing, tetapi saling bertumbuh. Terlebih lagi dengan luasnya bisnis Indscript, termasuk jasa penulisan penulisan buku, agensi copywriting, jasa konten website, hingga penerbitan buku indie. Penulis, editor, blogger, copywriter, hingga berbagai profesi kreatif seperti ghostwriter profesional, dipertemukan dalam satu ekosistem yang saling menguatkan. Saya benar-benar merasakan arti sebuah komunitas penulis perempuan yang tidak hanya berbagi ilmu, tetapi juga membuka peluang bagi anggotanya untuk berkembang. 

Kesempatan pertama saya datang melalui program One Day One Article (ODOA) dan saya mengikutinya tanpa ekspektasi berlebihan, hanya ingin menulis sebaik dan sekonsisten mungkin.

Alhamdulillah, saya dipercaya menjadi Blogger Terbaik.

Bagi sebagian orang, itu mungkin hanya sebuah penghargaan. Namun bagi saya, penghargaan itu terasa seperti jawaban atas doa seorang anak kecil yang pernah diam-diam mengirimkan naskah ke Majalah Bobo.

Seolah semesta sedang berbisik,

"Mimpimu belum terlambat."

Pengalaman tersebut pun membuka begitu banyak kesempatan bagi saya.

Saya mulai dipercaya mengerjakan berbagai proyek artikel melalui agensi penulis Indscript. Saya pun belajar bahwa tulisan bukan hanya mampu menyampaikan informasi, tetapi juga membangun kepercayaan dan menggerakkan orang untuk peduli pada sebuah isu.

Perjalanan itu pun terus berkembang. Saya dipercaya menjadi editor berbagai buku antologi, naskah imiah, menjadi asisten Teh Indari Mastuti berbagi ilmu kepada penulis lewat kelas privat dan bahkan mengedit naskah buku tulisan Teh Indari Mastuti yang akan terbit.

Setiap naskah selalu mengajarkan hal yang sama: bahwa editor bukanlah orang yang mengubah suara penulis. Editor adalah orang yang membantu suara itu terdengar lebih jernih.

Saya juga mengikuti berbagai kelas menulis Indscript yang memperkaya wawasan serta kepercayaan diri saya. Bukan hanya sebagai penulis, tetapi juga sebagai editor, mentor, dan pelaku industri kreatif. Salah satu kelas menulis Indscript yang saya ikuti adalah kelas menulis buku biografi di mana Teh Indari Mastuti yang telah lama berkecimpung dalam jasa tulis biografi secara langsung membagikan ilmunya dengan rinci kepada para peserta.

From Writing to Inspiring 

Dari Menulis Menjadi Menginspirasi

Kalau dulu saya membantu orang lain melahirkan buku-bukunya, perlahan saya juga belajar melahirkan buku saya sendiri.

Pada Oktober 2020, saya menerbitkan novelet duet pertama berjudul Cinta Dua Dimensi bersama Sunarto W. Samudro.

Buku itu terasa sangat istimewa.

Bukan semata karena akhirnya nama saya tercetak sebagai penulis, tetapi karena saya menyadari bahwa perjalanan saya telah berputar begitu jauh. 

Dulu saya membantu memperbaiki naskah orang lain, tetapi kini saya juga belajar mempercayakan cerita saya sendiri kepada pembaca.

Setahun kemudian lahirlah Emak Berbisnis, sebuah buku yang saya tulis sebagai panduan sederhana bagi perempuan yang ingin memulai usaha dari rumah atau dari mana pun mereka berada.

Saya percaya bahwa perempuan tidak harus menunggu keadaan sempurna untuk mulai berkarya dan semangat ini saya dapatkan dari Teh Indari Mastuti sebagai wanita yang sangat menginspirasi saya baik dalam dunia literasi maupun dunia bisnis.

Tahun 2023, saya memilih membuka halaman yang lebih personal melalui Dear You, sebuah karya bergenre faksi yang berisi serpihan pengalaman hidup saya sendiri. Menulis buku Dear You seperti berdamai dengan masa lalu, kemudian lahirlah sisi lain dalam diri saya.

Saya kembali menikmati dunia fiksi melalui serial novel romansa remaja Yoda–Harum.

Hug Me terbit pada Januari 2024, disusul Kiss Me pada Mei 2025. Dan saat artikel ini saya tulis, seri ketiganya masih dalam proses penyelesaian.

Pada April 2026 lalu, saya juga menerbitkan Me and Pras: Perjalanan Spiritual dan Penyembuhan sebuah buku yang lahir dari perjalanan cinta, penyembuhan, dan pertumbuhan yang saya alami bersama pasangan saya.

Sampai hari ini saya juga telah menulis puluhan buku antologi dan ratusan artikel di berbagai media.

Melihat deretan karya itu hari ini, saya sering tersenyum sendiri.

Karena semuanya berawal dari seorang anak perempuan yang dulu mengetik cerita berjudul Denting Piano.

Me and Me 💓

Amplop Cokelat Itu Akhirnya Sampai

Banyak orang bertanya kepada saya tentang cara menulis buku untuk pemula dan dulu mungkin saya akan menjawab dengan teknik, struktur, atau langkah-langkah praktis.

Hari ini jawaban saya jauh lebih sederhana, sebagaimana yang selalu dikatakan juga oleh Teh Indari Mastuti: "Mulailah dari satu kalimat, lalu lanjutkan".

Karena saya pernah menjadi anak kecil yang hanya memiliki sebuah mesin ketik, selembar kertas, amplop cokelat, dan keberanian untuk mengirimkan sebuah cerita.

Saya tidak pernah membayangkan bahwa puluhan tahun kemudian saya akan menjadi blogger, editor, penulis, mentor, sekaligus bertemu begitu banyak orang baik dan hebat melalui Indscript Creative.

Kadang saya membayangkan...

Bagaimana jika suatu hari saya bisa kembali bertemu dengan anak perempuan berusia delapan tahun yang sedang sibuk mengetik Denting Piano di depan mesin ketik tua itu.

Saya pasti tidak akan mengatakan bahwa hidupnya akan selalu mudah. Karena memang tidak! Saya juga tidak akan mengatakan bahwa semua mimpinya akan segera terwujud. Karena itu pun tidak!

Saya hanya ingin memeluknya pelan, lalu berkata,

"Terima kasih karena sudah berani mengirimkan cerita itu."

"Terima kasih karena tidak berhenti menulis, meski sering merasa berjalan sendirian."

"Terima kasih karena tetap percaya bahwa kata-kata memiliki arti."

Karena tanpa keberanian kecilmu hari itu... tidak akan ada blog yang bertahan lebih dari dua puluh tahun. Tidak akan ada puluhan buku antologi dan ratusan artikel. Tidak akan ada Cinta Dua Dimensi, Emak Berbisnis, Dear You, serial Yoda–Harum, ataupun Me and Pras. 

Dan bahkan mungkin...

Saya tidak akan pernah menemukan rumah yang bernama Indscript Creative.

Hari ini saya percaya, tema Milad ke-19 Indscript Creative, "From Writing to Inspiring", bukan sekadar slogan. Ia adalah perjalanan. Perjalanan seorang anak perempuan yang pernah mengirimkan mimpinya melalui sebuah amplop cokelat.

Mungkin beginilah bentuk amplop yang dulu saya kirim
Dan ternyata...

Amplop itu tidak hanya mengirim sebuah cerita.

Ia sedang mengirimkan masa depan saya sendiri.

"Terima kasih sudah berjalan bersama saya hingga akhir cerita. Mungkin, setiap mimpi memang memiliki waktunya sendiri untuk sampai."



Perubahan Besar Dimulai dari Rumah
Memilah sampah bersama keluarga menjadi langkah sederhana untuk mendukung
Ekonomi Sirkular Indonesia.

Setiap hari, tanpa kita sadari, rumah kita menghasilkan berbagai jenis sampah. Kardus belanjaan yang menumpuk, botol plastik bekas minuman, kemasan makanan, hingga sisa makanan dari dapur yang sering kali berakhir di tempat sampah.

Hingga saat ini, nampaknya kita telah terbiasa melihat sampah sebagai sesuatu yang sudah tidak berguna sehingga harus segera dibuang. Namun, apakah pernah kita berpikir bahwa sesuatu yang kita anggap tidak bernilai sebenarnya mempunyai manfaat apabila dikelola dengan tepat?

Melalui konsep Ekonomi Sirkular Indonesia, kita diajak mengubah cara pandang terhadap sampah. Sampah bukan lagi sekadar limbah yang hanya berakhir di tempat pembuangan, melainkan menjadi sumber daya yang masih dapat dimanfaatkan kembali dan memiliki nilai.

Perubahan besar tersebut ternyata tidak harus dimulai dari tempat yang besar. Ia dapat dimulai dari langkah sederhana yaitu di rumah kita sendiri.

Ekonomi Sirkular Indonesia Dimulai dari Kebiasaan Sederhana

Berbeda dengan pola lama yang mengenal konsep "gunakan lalu buang", ekonomi sirkular mengajak masyarakat untuk melihat kembali bagaimana sebuah barang dapat dimanfaatkan secara lebih bijak.

Barang-barang yang sudah tidak digunakan tidak selalu harus berakhir sebagai sampah ataupun limbah. Jika dikelola dengan tepat, barang-barang tersebut dapat dikurangi penggunaannya, atau digunakan kembali, dan juga diolah menjadi sesuatu yang memberikan manfaat baru.

Rumah, menjadi tempat pertama untuk membangun kebiasaan baik tersebut. Memilah sampah organik dan anorganik, mengurangi penggunaan barang sekali pakai, serta mengajarkan seluruh anggota keluarga untuk peduli terhadap lingkungan merupakan langkah kecil yang dapat memberikan dampak besar.

Ketika kebiasaan ini dilakukan oleh banyak keluarga, maka akan terbentuk budaya pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang lebih kuat.

Ketika Sampah Menjadi Sumber Daya Bernilai Ekonomi

Memilah Sampah
Sumber: Dokumen Pribadi

Masyarakat kita sering kali menganggap sampah sebagai beban. Padahal, jika dipilah dan dikelola dengan tepat, sebagian sampah masih memiliki nilai ekonomi.

Misalnya saja botol plastik, kardus, kertas, dan berbagai material lainnya dapat dikumpulkan dan diolah kembali. Sampah tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Di sinilah sampah berubah bukan sekadar persoalan lingkungan saja, tetapi menjadi bagian bagian penting dari pemberdayaan ekonomi.

Konsep sampah yang memiliki nilai ekonomi menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat berjalan bersama dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Bank Sampah sebagai Penggerak Perubahan Masyarakat

Salah satu contoh nyata penerapan ekonomi sirkular berbasis masyarakat adalah melalui gerakan bank sampah. Kehadiran bank sampah sangat membantu masyarakat untuk memilah, mengumpulkan, dan mengelola sampah agar memiliki nilai manfaat.

Satu di antaranya adalah Bank Sampah Induk Bersinar yang sejak tahun 2014 terus mengembangkan gerakan pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Hingga pertengahan tahun 2026, sebanyak 547 Bank Sampah Unit (BSU) telah bergabung dalam jaringan tersebut, dengan target pengembangan menjadi 1.000 BSU aktif.

Gerakan ini menunjukkan bahwa perubahan lingkungan tidak hanya membutuhkan teknologi, tetapi juga keterlibatan masyarakat sebagai pelaku utama.

Dari Rumah, Sekolah, hingga Komunitas: Semua Bisa Berperan

Sosialisasi/Edukasi di Sekolah
Sumber: Bank Sampah Bersinar

Membangun budaya peduli lingkungan memang tidak dapat dilakukan dalam waktu singkat. Dibutuhkan proses pembiasaan dan edukasi lingkungan yang dimulai dari keluarga, sekolah, hingga komunitas.

Melalui pembelajaran tentang pengelolaan sampah sejak dini, anak-anak dapat memahami bahwa menjaga bumi bukan hanya tanggung jawab orang dewasa. Sekolah pun memiliki peran penting dalam membangun karakter peduli lingkungan melalui program Sekolah Peduli Lingkungan dan pengembangan Bank Sampah Unit (BSU).

Ketika generasi muda tumbuh dengan kebiasaan memilah dan mengelola sampah, perubahan budaya akan terus berlanjut dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Saya sangat bersyukur karena semangat tersebut juga mulai tumbuh di lingkungan tempat tinggal saya. Di Kelurahan Kelapa Dua Wetan, RT 01 RW 010, pengurus lingkungan secara aktif mengajak warga membiasakan pemilahan sampah. Mulai dari rumah melalui berbagai imbauan dan kegiatan edukasi. Selain itu, telah disediakan titik-titik pembuangan sampah sesuai dengan jenisnya sehingga warga dapat membuang sampah dengan lebih tertib dan bertanggung jawab.

Pengalaman yang sederhana ini membuat saya semakin yakin bahwa membangun budaya peduli lingkungan bukanlah sesuatu yang mustahil. Ketika masyarakat mendapatkan edukasi sekaligus didukung dengan fasilitas yang memadai, perubahan akan tumbuh secara perlahan dan menjadi kebiasaan. Hal inilah yang membuat saya percaya bahwa Ekonomi Sirkular Indonesia memang benar-benar dapat dimulai dari lingkungan tempat kita tinggal.

Menuju Masa Depan melalui Living Laboratory Ekonomi Sirkular

Pengembangan Living Laboratory Ekonomi Sirkular di kawasan Oxbow menjadi salah satu langkah nyata untuk menghadirkan ruang pembelajaran nyata bagi masyarakat.

Kawasan ini dirancang sebagai tempat di mana pengelolaan sampah, pendidikan, inovasi, serta ketahanan pangan dapat saling terhubung. Masyarakat tidak hanya mempelajari konsep ekonomi sirkular secara teori, tetapi juga dapat melihat secara langsung bagaimana sampah dapat diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat.

Untuk mewujudkan perubahan yang berkelanjutan, kolaborasi dari berbagai pihak menjadi kunci utama. Pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan media memiliki peran masing-masing dalam membangun solusi bersama.

Gerakan ini merupakan bagian dari upaya membangun Ekonomi Sirkular Indonesia melalui Pentahelix Indonesia Bersinar.

Perubahan Besar Dimulai dari Langkah Kecil

Mengelola sampah bukan hanya tentang menjaga lingkungan, tetapi juga tentang mengubah cara kita melihat sesuatu yang selama ini dianggap tidak bernilai.

Satu keluarga yang mulai memilah sampah, satu sekolah yang mengajarkan kepedulian lingkungan, dan satu komunitas yang bergerak bersama dapat menjadi awal dari perubahan besar.

Karena pada akhirnya, masa depan lingkungan Indonesia tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga oleh kesadaran dan kebiasaan kita hari ini.

Yuk, kita mulai dari rumah. Karena sampah tidak selalu harus menjadi masalah. Dengan pengelolaan yang tepat, sampah dapat menjadi peluang bagi lingkungan, masyarakat, dan masa depan Indonesia.

Saya percaya perubahan besar tidak selalu dimulai dari kebijakan yang rumit. Kadang, ia lahir dari keputusan sederhana di rumah: memilih untuk lebih peduli terhadap apa yang kita buang dan bagaimana kita menjaganya agar tetap memberi manfaat.

#IndonesiaBersinar #EkonomiSirkularIndonesia #BankSampahIndukBersinar #DariSampahMenjadiHarapan #KelolaSampah



Pimp My Garden
Sumber: Instagram Pimp My Garden


Dapat memandang taman yang indah dan asri adalah impian setiap orang. Tidak hanya indah dipandang, taman yang hijau juga dapat meredakan kejenuhan dan stress. Taman yang indah dan asri tidak hanya dapat dibuat di rumah, tetapi juga dapat dibuat untuk kantor maupun tempat lainnya.

Untuk memiliki taman yang indah tentunya harus mengetahui desain dan jenis tanaman apa yang akan digunakan, begitupun dengan penyesuaian luas tempat yang akan dijadikan taman dan menggunakan jasa landscaping & garden maintenance merupakan pilihan yang tepat.

Landscaping & Garden Maintenance
Perawatan Taman - Sumber: Pimp My Garden

Jasa Landscaping & Garden Maintenance

Makna dari landscape taman sendiri mempunyai arti sebuah pemandangan taman yang terdiri atas banyak elemen sekaligus seperti pepohonan, batu alam, bunga, dan berbagai macam tanaman yang memiliki nilai estetika tersendiri bagi manusia.

Jasa landscaping & garden maintenance akan membantu Anda untuk mewujudkan taman idaman yang indah dan terawat. 

Salah satu jasa landscaping & garden maintenance adalah Pimp My Garden yang berlokasi di Bandung Jawa Barat.

Desain Taman Bandung
Desain Taman Bandung - Sumber: Pimp My Garden

Pimp My Garden

Pimp My Garden  adalah sebuah jasa landscaping & garden maintenance di Kota Bandung yang telah berdiri selama tiga tahun.

Rani Abigail sebagai owner mengatakan bahwa Pimp My Garden merupakan one stop your garden solution yang melayani mulai dari mendesain sampai dengan menentukan jenis tanaman juga perawatannya semua disediakan juga plants selling.

Pimp My Garden mengambil gagasan dari Pimp My Ride yang mempunyai arti menaikkan nilai dari taman. Saat ini Pimp My Garden merupakan jasa desain taman Bandung yang terpercaya.

“Beberapa klien besar yang telah menggunakan jasa Pimp My Garden adalah Hotel The Gaia, Swiss Bell Dago Resort Heritage Bandung, Hara Kollektiv, Hitto Bitto, Two Hands Full, Saisan, Kebone, Blue doors, Perumahan Adabaru Land, dan masih banyak lagi,” jelas Rani Abigail.

“Untuk harga pembuatan taman menggunakan sistem borongan. Langkah awalnya, tim akan melakukan survey lokasi, kemudian membuat rancangan biaya dan desain awal. Jadi sejak awal klien sudah tahu berapa cost total yang akan dikeluarkan. Bagi yang ingin merapikan taman maka bisa dengan biaya harian atau per paket juga bisa,” ucap Rani Abigail menjelaskan lebih detail mengenai jasa dan sistem Pimp My Garden.

Tidak hanya jasa landscaping & garden maintenance, Pimp My Garden juga menerima jasa pembabatan lahan serta pembuatan taman pribadi di dalam rumah. Desain taman dapat mengombisanasikan antara tanaman, kolam, bunga, serta bebatuan.

“Jenis pohon yang digunakan pun beragam. Dapat menggunakan pohon lokal maupun pohon yang berasal dari luar negeri dengan berbagai harga. Mulai yang murah sampai yang harganya jutaan. Salah satunya adalah kamboja fosil yang memiliki harga jutaan,” ujar Rani Abigail.

Saat ini jasa landscaping and design garden maintenance yang dimiliki Rani Abigail ini juga melayani wilayah Jakarta. Namun, khusus untuk perawatan taman, Pimp My Garden sementara ini hanya melayani daerah Bandung.




One Stop Your Garden Solution
One Stop Your Garden Solution - Sumber: Pimp My Garden

Pimp My Garden merupakan jasa perawatan taman Bandung yang memberikan harga terjangkau serta layanan yang memuaskan. 

Nah, bagi Anda yang ingin memiliki taman dan tertarik menggunakan jasa desain serta perawatan taman atau mencari jasa taman one stop your garden solution, dapat langsung menghubungi Pimp My Garden:

Jl. Setra Murni III No.3, Sukarasa, Kec. Sukasari, Kota Bandung, Jawa Barat 40152
WhatsApp: 0877-2511-2763





Info Kursus Menembak Jakarta
Info Kursus Menembak - Sumber: Lovhana


Setelah sekian lama rencana ikutan latihan menembak tertunda, akhirnya  hari Sabtu lalu (12/11), saya dan juga seorang teman menemani anak-anak kami untuk mencoba latihan menembak di Lapangan Tembak Senayan.

Jarak perjalanannya memang cukup lumayan di tempuh dari tempat tinggal kami di Cibubur dan Malaka, tetapi sebanding dengan tempat latihan yang besar dan sangat nyaman. Pastinya membuat anak-anak betah untuk berlama-lama di tempat ini.

Sedang mencari info kursus menembak di Jakarta? Simak sharing saya berikut, ya!

Tempat Latihan Menembak Perbakin
Tempat Latihan Menembak - Sumber: Lovhana

Manfaat Latihan Menembak


Menembak sebagai salah satu jenis olahraga, pasti semua sudah tahu. Namun, ternyata menembak mempunyai manfaat yang sangat baik untuk kesehatan.

"Olahraga menembak dapat dijadikan sarana untuk meredakan stres hingga meningkatkan fokus.  Menembak dapat melatih ketenangan, konsentrasi, dan kesabaran," ujar Yoshie Augusta Akbar yang merupakan pelatih menembak nasional dan binpres.

Lebih lengkapnya menembak mempunyai manfaat sebagai berikut:
1. Melatih kekuatan otot tangan
2. Meredakan stress
3. Melatih penglihatan
4. Meningkatkan fokus
5. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh 
6. Membangun keberanian dan keyakinan

Olahraga menembak sendiri direkomendasikan oleh psikolog untuk melatih fokus seseorang.

Jenis Olahraga Menembak


Olahraga menembak dibagi menjadi dua jenis yaitu senapan dan pistol.

Menembak dengan Pistol
Air Gun Practice - Sumber: Dokpri

Latihan Menembak Senapan
Air Rifle Practice - Sumber: Lovhana

Lebih lanjut Yoshie Augusta Akbar menjelaskan, equipment atau perlengkapan yang dibutuhkan dari olahraga menembak ini sendiri antara lain adalah:
- Air Rifle / Air Pistol
- Shooting jacket 
- Shooting shoes
- Glove 
- Inner cloth

"Olahraga menembak ini terbuka bagi semua usia. Bagi masyarakat yang berminat untuk mengikuti latihan menembak, siapkan waktu latihan dan fisik yang sehat," imbuh Yoshie Augusta Akbar melanjutkan penjelasan seputar olahraga menembak.


Info Kursus Menembak


Seru, fun, and focus, adalah kesan saya ketika melihat anak-anak latihan menembak.

Bagi yang berminat untuk bergabung di olahraga menembak, berikut info kursus menembak:

Price for course/month:
• 1- 2Juta for beginner & Intermediate level
• 3- 4Juta for the level of being an accomplished athlete
• 2-3 hours/session/day and 3 days a week

Biaya sudah termasuk equipment/peralatan dan belum termasuk peluru.

Nah, untuk sekolah yang ingin menyelenggarakan ekstrakurikuler menembak atau corporate yang ingin mengadakan kegiatan menembak bagi karyawannya juga bisa, lho. 

Lebih detail mengenai info kursus menembak dan biayanya bisa di klik di sini, ya.

Semoga bermanfaat :)
Robotic Camp MTs. PKP JIS
Robotic Camp MTs. PKP JIS - Sumber: Dokpri

Tanggal 4-5 November lalu, MTs. PKP Jakarta Islamic menggelar Robotic Camp tahun ajaran 2021/2022 yang diikuti 30 orang peserta dari kelas 7 sampai kelas 9.

Robotic Camp sendiri merupakan program rutin yang diselenggarakan pada tiap tahun ajaran dari Ekstrakurikuler Robotic di MTs. PKP Islamic Jakarta School.

Club Robotic MTs. PKP JIS

Club Robotic MTs. PKP JIS
Club Robotic MTs. PKP JIS (CROJIS) - Sumber: Dokpri

Dikenal dengan CROJIS, merupakan nama club dari ekskul robotic di MTs. PKP JIS.

CROJIS menaungi siswa dan siswi MTs. PKP JIS mulai dari kelas 7 hingga kelas 9 dan mempunyai kegiatan pembelajaran rutin setiap hari Jumat, pukul 13-16.

"Jika anak-anak mempunyai project robot yang sedang dikerjakan atau butuh waktu lebih, mereka bisa menggunakan ruangan robotic untuk menyelesaikan project-nya," ujar Anatta Sannai, M.Pd. yang merupakan pembina dari ekskul robotic.

Baca Juga: Membangun Kecerdasan dan Kreativitas Anak Lewat Ekstrakurikuler Robotic


Robotic Camp MTs. PKP TP. 2021/2022

Dalam acara robotic camp yang dibuka oleh Sukarno, S.Pd. sebagai Kepala Madrasah, peserta camp diberikan pembekalan dan materi untuk dapat membuat Amphibi Solar Vehicle atau ASV.

Pembukaan Robotic Camp oleh Kepala Madrasah - Sumber: Dokpri

Materi yang diberikan pada robotic camp berasal dari pemateri baik intern maupun ekstern sekolah.

Materi pertama pada Jumat malam (4/11) diberikan oleh Anta Wijaya, S.Pd., guru robotic MTs. PKP JIS. Dalam materi pertama ini para peserta diminta untuk menuliskan motivasi dan harapan bergabung di ekskul robotic dan menjelaskannya di depan kelas.

Dilanjutkan oleh pemateri eksternal, yaitu mengenai printing 3D oleh Pak Wino dan materi mengenai oleh Kak Hanip.

Amphibi Solar Vehicle (ASV)

Amphibi Solar Vehicle
Hasil ASV - Sumber: Anatta Sannai

Perlengkapan Amphibi Solar Vehicle
Perlengkapan ASV - Sumber: Anatta Sannai

Pada hari berikutnya (5/11) pemberian materi dalam robotic camp dimulai jam 6 pagi oleh pembina ekskul robotic Anatta Sannai, M.Pd. mengenai desain robot.

Desain robot
Desain Robot - Sumber: Anatta Sannai

Desain Robot ASV
Desain Robot Arvel (8C) - M. Farrel (8B) - Abi (8B) - Sumber: Anatta Sannai

Setelah itu para peserta mulai diberikan materi mengenai ASV oleh pemateri eksternal Pak Komar yaitu pengenalan alat ASV, membuat ASV1 Modelling dan Cutting, Membuat ASV2 Soldering, Membuat ASV3 Electrical.

Mechanic Robotic
Merakit dan Mecanical (Arya 8C) - Sumber: Dokpri

Dilanjutkan ujicoba dan presentasi ASV yang telah dibuat.

ASV Track
ASV Track - Sumber: Anatta Sannai

Di akhir acara, diadakan pemberian apresiasi terhadap kelompok atau tim yang terbaik.

Apresiasi Tim Terbaik Robotic Camp
Apresiasi Tim Terbaik - Sumber: Anatta Sannai

"Antusiasme para peserta camp sungguh luar biasa, mereka semua bersemangat, tidak mengenal lelah bahkan meminta materi diberikan sebelum waktunya. Semoga acara robotic camp ini bermanfaat untuk menambah pengetahuan dan kreativitas para peserta dalam dunia robotic," imbuh Anatta Sannai, M.Pd. pada akhir acara robotic camp.

Baca Juga: Yayasan PKP JIS Cetak Generasi Emas Bangsa Lewat Kegiatan Robotik

Yayasan PKP JIS Cetak Generasi Emas Bangsa Lewat Kegiatan Robotik
Piala Kejuarnas Bllitar Tim Robotic MTs. PKP JIS - Sumber: Dokpri 

Perkembangan zaman saat ini menuntut masyarakat untuk dapat menyesuaikan diri dengan semua yang serba digital. 

Demikian halnya pada bidang pendidikan, baik orang tua maupun sekolah dituntut untuk dapat terus menyesuaikan diri dengan dunia digital dan tekhnologi. Untuk itu Yayasan PKP Jakarta Islamic School sebagai penyelenggara pendidikan dari jenjang Kelompok Bermain sampai Perguruan Tinggi ingin selalu ikut berperan serta dalam mencetak generasi emas bangsa. Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan kegiatan robotik yang dikemas dalam bentuk ekstrakurikuler.

Ekstrakurikuler Robotic PKP JIS


Ektrakurikuler robotic memang merupakan ekskul unggulan yang dimiliki oleh PKP JIS. Kegiatan ini diselenggarakan bagi peserta didik dari jenjang MI, MTs., hingga SMA.

Dalam kegiatan ekskul robotic ini, anak banyak diajarkan motorik halus, fokus, kesabaran, kreativitas, strategi, hingga kerja sama dalam tim.

Baca juga: Membangun Kecerdasan dan Kreativitas Anak Lewat Ekstrakurikuler Robotic

"Anak-anak yang mengikuti ekskul robotic ini kemudian akan diikutkan dalam kompetisi atau kejuaraan baik tingkat provinsi, nasional, maupun internasional," ujar Anatta Sannai, M.Pd. selaku pembina ekskul robotic PKP JIS.

Prestasi yang baru-baru ini didapatkan dari kegiatan robotik berasal dari Tim Robotic MTs. PKP JIS yang telah diberangkatkan pada tanggal 15 September lalu untuk mengikuti Kejurnas Robotik yang diselenggarakan di Kota Blitar Jawa Timur 17-18 September 2022.

Kejurnas Robotic Blitar
Tim Robotic MTs. PKP JIS - Sumber: Dokpri

Memborong Piala di Kejurnas Robotik Blitar


Pada Kejurnas Robotic Blitar yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Blitar bekerjasama dengan IRTC (International Robotic Training and Competion) Tim Robotic MTs. PKP JIS berhasil memboyong juara 1 untuk kategori Robot Soccer, juara 2 untuk Robot Sumo 500gram, juara 2 untuk Robot Line Follower, dan mengantongi juara 1 "The Best Strategy" untuk kategori Sumo 1kg.

Tim Robotic MTs. PKP JIS yang mengikuti Kejurnas Robotic Blitar terdiri dari 10 orang siswa dan siswi kelas 7, 8, dan 9 serta tiga orang pendamping yaitu Anatta Sannai, M.Pd. selaku pembina, Anta Wijaya, S.Pd. selaku pelatih dan Atjih, S.Pd. selaku pendamping tim siswi. 

Untuk memenuhi kategori lomba, tim dibagi menjadi:

1. Tim Robot Soccer
-Aryasatya Azka Putra P. dari Kelas 8C (Kapten Tim Soccer dan Mekanik)
-Arvel Ghailan Pangestu dari Kelas 8C (Programmer dan Pengendali)
-Yuan Faisal Hakim H. dari Kelas 7A ( Pengendali)
-Reyhan Alif Rafa dari Kelas 7A ( Pengendali)

Tim Robot Soccer MTs. PKP JIS
Tim Robot Soccer MTs. PKP JIS (dari kiri ke kanan: Reyhan, Arya, Faisal, Arvel) - Sumber: Dokpri

2. Tim Sumo 500 gram
-Shafira Maharani Wijaya dari kelas 9A (Ketua OSIS dan Kapten Tim Sumo 500gram)
-Yolanda Wisnu Salsabila dari kelas 8C (Pengendali)

Tim Robot Sumo 500gram MTs. PKP JIS
Tim Robot Sumo 500gram MTs. PKP JIS (kiri: Yolanda, kanan: Shafira) - Sumber: Dokpri

3. Tim Sumo 1kg
-Ghaisan Fadhailillah Ahza B. dari kelas 8B (Kapten Tim Sumo 2Kg, Programmer dan Pengendali)
-Alpha Rafi Pandya dari kelas 8C (Mekanik dan Pengendali)

Tim Robot Sumo 1Kg MTs. PKP JIS
Tim Robot Sumo 1Kg MTs. PKP JIS (kiri: Ghaisan, kanan: Alpha) - Sumber: Dokpri

4. Tim Line Follower
-M. Kaisar Sannai dari kelas 7A (Kapten Tim Line Follower)
-Axl Alfa Al-Jabar dari kelas 7C (Pengendali)

Tim Robot Line Follower MTs. PKP JIS
Tim Robot Line Follower MTs. PKP JIS (kiri: Axl, kanan: Kaisar) - Sumber: Dokpri

Pada saat latihan jarak jauh Jakarta - Blitar, Arya sang kapten tim soccer membuat kejutan dengan berhasil menjalankan robot yang berada di Blitar dari Jakarta.

"Arya berhasil me-remote robot yang posisinya ada di Blitar dan itu sangat luar biasa," ujar Anatta Sannai ketika menceritakan persiapan tim dalam latihan sebelum keberangkatan ke Blitar.

Perolehan ini merupakan prestasi yang sangat membanggakan bagi Yayasan PKP JIS, MTs., dan orang tua. 

Baca juga: Tim Robotic MTs. PKP JIS Borong Piala di Kejurnas Robotic Blitar

Menurut Anatta Sannai selaku pembina club robotic, tim ini direncanakan akan kembali mengikuti kejuaraan robotic pada awal tahun di Thailand yang disebut-sebut akan diikuti ribuan peserta dari seluruh dunia.
Penyambutan Kepulangan Tim Robotic MTs. PKP JIS
Penyambutan Kepulangan Tim Robotic MTs. PKP JIS - Sumber: Dokpri

Yayasan PKP JIS Berusaha Mencetak Banyak Generasi Emas


Pada acara penyambutan kepulangan Tim Robotic MTs. PKP 18 September lalu di Gedung Yayasan PKP JIS, Wakil Ketua Umum Yayasan PKP, H. Sukesti Martono, M.A. menegaskan kembali, hendaknya para peserta yang telah mendapatkan prestasi jangan berpuas hati sampai di situ saja. 

Sebagai generasi emas penerus harus mampu terus meraih banyak prestasi agar masa depan bangsa ini gemilang.

"Kalian harus tahu, what you want to be and why? Ketika sudah bisa menjawab pertanyaan tersebut maka akan lebih mudah untuk memetakan masa depan," imbuh H. Sukesti Martono, M.A, dalam sambutannya untuk Tim Robotic MTs. PKP JIS.
Wakil Ketua Umum Yayasan PKP JIS H. Sukesti Martono, M.A. - Sumber: Dokpri

Turut hadir dalam acara penyambutan kepulangan Tim Robotic MTs. PKP, Ketua Badan Pengawas Yayasan PKP-H. Andi Mappaganty, Sekretaris Yayasan PKP-Dr. Tongato Atmowinoto, M.Si., Kepala MTs. PKP JIS-Sukarno, S.Pd., Pembina Club Robotic-Anatta Sannai, M.Pd., serta orang tua murid dari Tim Robotic MTs. PKP JIS.

Yayasan PKP JIS akan selalu memberikan dukungan dan berperan serta dalam mencetak generasi emas bangsa, salah satunya melalui kegiatan robotic ini.

Baca juga: Dukung Literasi Anak, Yayasan PKP JIS Sediakan Perpustakaan yang Nyaman
White Coffee Luwak
Everyday Coffee - Sumber: Dokumen Pribadi

Siapa pecinta kopi di sini, tunjuk tangaaann ... :D

Hai semua, kali ini Ibu sebagai coffee lover mau berbagi cerita mengenai sebuah produk kopi yang belakangan menjadi favorit untuk menemani dalam segala kegiatan.

Sudah banyak merk kopi, baik kopi hitam maupun yang mengandung creamer yang sudah Ibu coba, sampai kopi-kopi ala coffee shop seperti Americano atau Vietnam Drip sampai Expresso atau Capucino, Vanila Latte, Avocado Coffee Latte, dan lainnya. Juga kopi kiriman dari teman, seperti kopi Bali atau kopi Aceh dan Palembang. 

Namun, kali ini Ibu memilih sebuah produk kopi yang ternyata memiliki varian less sugar dan sangat nikmat baik aroma dan rasanya.

Kopi apakah itu? Yuk, simak sharingnya :)


Ngopi Santai dan Nikmat Bersama Luwak White Koffie
Luwak White Koffie - Sumber: Dokumen Pribadi

Kopi Luwak 


Ada yang tahu apa itu kopi luwak? Ya, kopi luwak ada kopi yang terbuat dari biji kopi yang dimakan oleh luwak (musang). Khas dari kopi luwak, antara lain, karena di dalam organ pencernaan hewan tersebut kopi mengalami fermentasi secara alamiah oleh enzim-enzim yang dihasilkan bakteri. Enzim terkait ternyata mengurangi kadar keasaman biji-biji kopi.

Beragam jenis kopi luwak, baik robusta, arabica, maupun white coffee.

Kini, kopi luwak yang beredar di pasaran tidak lagi hanya merupakan hasil pencarian di alam terbuka, seperti di kebun kopi atau hutan, tetapi dihasilkan dari tempat-tempat pemeliharaan luwak.

Jenis musang luwak atau Paradoxurus hermaphroditus tercatat sebagai salah satu hewan yang biasa memakan buah kopi dan menghasilkan kopi terbaik. Hewan ini banyak ditemukan di perkebunan kopi dan hutan di Sumatera dan Jawa.

Namun, ternyata tidak semua jenis biji atau buah kopi dimakannya. Luwak hanya memakan buah kopi yang benar-benar matang dan segar.

Wah, hewan pun bisa memilih yang terbaik ya, untuk dirinya, sama seperti manusia :)

Kopi Luwak White Koffie


Pasti sudah akrab, ya dengan brand kopi yang satu ini. 

Luwak Kopi adalah nama dari sebuah brand kopi yang awalnya bernama Tan Hok Seng dan sudah mulai dipasarkan sejak tahun 1965. Kopi ini dijual di Pasar Peterongan Semarang.

Sejak tahun 1999, brand Kopi Luwak menjadi brand premium dan sangat digemari masyarakat. Pada awal tahun 1999 PT. Java Prima Abadi selaku produsen Kopi Luwak mulai memperluas usahanya dengan membuka kafe dan hingga saat ini menjadi brand yang dikenal baik nasional maupun internasional.
Luwak White Koffie Less Sugar
Luwak White Koffie - Sumber: Dokumen Pribadi

Kopi Luwak White Koffie Less Sugar


Nah, inilah dia salah satu varian kesukaan saya. Bisa dibilang saya adalah seorang coffee addicted. Dulu, saya bisa menghabiskan 2-3 cangkir kopi dalam sehari.

Kenapa sih pilihnya kopi luwak? Sebagaimana dikatakan di atas bahwa kadar asam kopi akan berkurang karena enzim pencernaan dari luwak, maka kopi luwak cukup nyaman untuk lambung. Apalagi kadar gula varian less sugar ini, sesuai dengan yang tertulis di kemasan less yang artinya lebih sedikit. 

Bagi saya yang dianjurkan secara medis untuk mengurangi konsumsi gula karena masalah kesehatan, varian ini cocok banget.

Selain itu, rasa khasnya membuat waktu ngopi saya terasa makin nikmat serasa di kafe-kafe.

Dalam melakukan pekerjaan utama saya sebagai penulis dan editor, Luwak White Koffie Less Sugar ini tidak pernah ketinggalan.

O iya, Luwak White Koffie ini juga tersedia dalam berbagai varian, salah satunya varian Collagen yang bisa mendukung kesehatan kulit :)

Soal kehalalan dan expire date-nya tidak perlu dikhawatirkan, karena Luwak White Koffie sudah mengantongi sertifikasi halal dan mempunyai expire date panjang, serta teregistrasi di BPOM.



Sebagai tambahan info, Kopi Luwak juga sering mengadakan berbagai event sampai undian berhadiah berupa emas dan tiket umrah, loh. Info lebih lengkapnya bisa ceki-ceki di Official Instagram Kopi Luwak ini :)
Newer Posts Older Posts Home

AUTHOR

My photo
Haning Arum S.
Ibu tiga anak yang mempunyai latar belakang beragam. Merintis beberapa usaha dan memulai pekerjaan sebagai editor pada tahun 2016 lalu. Tinggal di Cibubur Jakarta Timur. Saat ini, mempunyai kegiatan sebagai MomPreneur, penulis, editor, makeup artist dan menjadi mentor di kelas-kelas menulis dan makeup.
View my complete profile

FOLLOW MY FACEBOOK PAGE

POPULAR POSTS

  • Mengatasi Morning Sickness dengan Hipnoterapi dan Menjaga Pola Makan
    Sumber: Dokumen Pribadi "Selamat, Anda hamil!" Wow, berjuta rasanya ketika dokter mengatakan hal tersebut kepada Moms dan suami a...
  • Membangun Kecerdasan dan Kreativitas Anak Lewat Ekstrakurikuler Robotic
    Membangun Kecerdasan dan Kreativitas Anak Lewat Ekstrakurikuler Robotic - Sumber: Anatta Sannai Kecerdasan dan kreativitas seora...
  • Yayasan PKP JIS Cetak Generasi Emas Bangsa Lewat Kegiatan Robotik
    Piala Kejuarnas Bllitar Tim Robotic MTs. PKP JIS - Sumber: Dokpri  Perkembangan zaman saat ini menuntut masyarakat untuk dapat menyesuaikan ...
  • Survey TK Islam & Umum Cibubur Dsk - Part One
    Tiba waktunya untuk Manda cari2 TK untuk Kk, Karena Papanda nya ingin Kk dimasukkan TK Islam maka survey berikut sebagian besar adalah TK Is...
  • Ngopi Santai dan Nikmat Bersama Luwak White Koffie
    Everyday Coffee - Sumber: Dokumen Pribadi Siapa pecinta kopi di sini, tunjuk tangaaann ... :D Hai semua, kali ini Ibu sebagai co...
  • Info Kursus Menembak
    Info Kursus Menembak - Sumber: Lovhana Setelah sekian lama rencana ikutan latihan menembak tertunda, akhirnya  hari Sabtu lalu (...
  • Arti BIRADS Pada Pemeriksaan USG
    Sumber: Dokumen pribadi Beberapa bulan yang lalu, tepatnya di bulan Maret saya merasakan rasa cenut-cenut di kedua payudara hingga ketiak. A...
  • Dukung Literasi Anak, Yayasan PKP JIS Sediakan Perpustakaan yang Nyaman
    Dukung Literasi Anak - Sumber: Dokumen Pribadi Di antara orang tua pasti ada yang pernah mengeluhkan mengenai anaknya yang malas...
  • Lovhana's 4th B'Day
    Ultah si Kk ke 4 ini lebih banyak cerita sedihnya L pernak pernik ultah seperti cake dan goodybag yang rencananya akan digarap sendiri oleh ...
  • Tips Sukses Interview
      Tips Sukses Interview - Sumber: Dokumen pribadi Hai temans, pada kesempatan ini, saya ingin share sedikit tips untuk kalian yang mau menja...

Categories

  • All About Tumor & Cancer
  • Aneka Tips
  • Beauty and Makeup
  • Bisnis dan Keuangan
  • Books
  • Buku Emak Berbisnis
  • Digital Marketing
  • Fashion
  • Hukum
  • Human Resource
  • Indscript Creative
  • Info
  • Kehamilan
  • Kesehatan
  • Kesehatan Anak
  • Kisah Inspiratif
  • Kopi
  • Life Style
  • Lingkungan
  • Literasi
  • Manda Lovhana
  • Motivasi & Interpersonal Skills
  • My Bizz
  • My Stories
  • Olahraga
  • Papa
  • Parenting
  • Peluang Usaha
  • Pendidikan
  • Property
  • Sarasayu Books
  • Training/Seminar

Copyright © 2016 Ibu Berbagi Cerita. Created by OddThemes