Ibu Berbagi Cerita

Berbagi cerita dan pengalaman dalam kehidupan ....

Sumber: YouTube Channel Benny Wullur


Sukses adalah suatu hal yang diinginkan oleh setiap orang. Namun, kenyataannya, banyak orang yang menginginkan kesuksesan secara instan. Padahal untuk menuju kesuksesan ada proses yang harus dilalui salah satunya adalah belajar.

Belajar dan berproses yang bagaimana? 

Mari simak belajar dan berproses versi Benny Wullur, seorang ahli hukum yang sukses dari Bandung.

Jadikan Belajar Sebagai Kebutuhan

"Perjalanan saya hingga menjadi pengacara seperti sekarang ini ya karena terus belajar dan belajar," ujar Benny Wullur.

Setelah sukses menangani kasus yang dialami oleh perusahaan tempatnya bekerja, pengacara dari Bandung itu kemudian banyak direkomendasikan oleh owner perusahaan tempatnya bekerja tersebut. 

"Client saya itu berasal dari MLM atau dari mulut ke mulut. Karena mereka puas dengan penyelesaian kasus, akhirnya mereka merekomendasikan saya untuk menangani berbagai masalah hukum," ucapnya.

Kepiawaian Benny Wullur tersebut, tentunya tidak terlepas dari ketekunan dan semangat belajarnya. 

"Untuk dapat menyamai pengacara lain dengan jam terbang yang lebih tinggi tentunya saya harus banyak belajar. Oleh sebab itu, saya selalu mengalokasikan waktu untuk banyak membaca, mempelajari kasus, termasuk mendengarkan keluh kesah client secara mendetail. Dengan demikian, ilmu yang saya miliki akan dapat mengimbangi rekan lain yang lebih senior," lanjutnya lagi.

Memang untuk menjadi seorang ahli hukum yang andal diperlukan proses yang tidak singkat. Untuk itu Benny Wullur mempunyai prinsip bahwa belajar harus menjadi kebutuhan. 

"Bagaimana agar belajar bisa menjadi kebutuhan dan nempel di kepala? Ya harus bisa happy dalam belajar, karena hati senang jadi ingat terus apa yang dipelajari," ucapnya.

Keinginan belajar yang tinggi terbukti dari banyak bidang yang dipelajarinya. Tidak hanya menggali lebih dalam mengenai hukum, pengacara dari Bandung tersebut juga mempelajari hipnoterapi hingga Neuro Linguistic Programme atau lebih dikenal dengan NLP.

Benny pun menularkan semangat belajarnya ini kepada para pegawainya. Ia ingin agar pegawainya juga dapat merasakan manisnya kesuksesan di masa depan. 

Berproses Untuk Sukses

"Dalam perjalanan saya menjadi seorang pengacara, saya banyak menawarkan diri ke kantor-kantor hukum untuk membantu menyelesaikan kasus tanpa dibayar. Tujuan saya adalah mendapatkan wawasan juga pengalaman dalam menangani berbagai kasus," ungkap Benny Wullur.

Bisa dibilang proses perjalanan seorang Benny Wullur hingga akhirnya menjadi ahli hukum yang sukses cukup panjang. Takdir membawanya menjadi seorang pengacara yang andal. Berawal dari impiannya menjadi seorang petinju, hingga bekerja di pabrik sebagai karyawan bagian packing dan produksi. Berlanjut hingga ia menjadi direktur operasional pabrik merangkap sebagai pengacara.

Baca Juga: Kisah Inspiratif Benny Wullur Part 1 - Impian Menjadi Petinju 

Saat ini, Benny Wullur telah memiliki banyak client dan telah menjadi salah satu pengacara dari Bandung yang sangat sukses. 

Benny dan rekan-rekan pengacara lainnya tengah mempersiapkan sebuah program konsultasi hukum secara online yang dapat menjangkau masyarakat di seluruh Indonesia.

Tips Sukses Ala Benny Wullur

"Intinya membantu setiap orang yang membutuhkan bantuan dengan sebaik-baiknya dan harus memiliki mindset untuk tidak hanya menjadi "orang yang rata-rata" saja dengan terus belajar dan jangan mudah puas dengan pencapaian yang didapatkan," imbuh Benny Wullur dalam closing statement-nya.

Baca Juga: Kisah Inspiratif Benny Wullur Part 2 - Perjalanan Menjadi Pengacara

Bagi yang mempunyai masalah hukum dan ingin berkonsultasi dengannya, dapat mengunjungi Kantor Hukum Benny Wullur & Associate yang beralamat di Jl. Terusan Buah Batu No.259C, Kujangsari, Kec. Lengkong, Kota Bandung, Jawa Barat 40287

Kisah Eril dari Swiss Sampai Indonesia
Sumber: Tribun Pontianak

Kisah Eril atau Emmeril Kahn Mumtadz menjadi berita viral bukan hanya di Indonesia, tetapi juga di Swiss.

Peristiwa hilangnya Eril selama kurang lebih empat belas hari telah membuat Indonesia berkabung, khususnya masyarakat Jawa Barat.

Swiss dan Sungai Aare menjadi tempat yang tidak akan terlupakan bagi keluarga Eril.

Indari Mastuti, Founder Indscript Creative, kemudian menggagas agar kisah Eril diabadikan dalam sebuah buku berjudul Dear A Eril.

Mencari Universitas di Swiss

Sebenarnya apa yang membuat Eril pergi ke Swiss?

Eril, Ibu, Adik, dan temannya pergi ke Swiss untuk mencari universitas karena Eril akan melanjutkan jenjang pendidikan S2. Dari video yang diunggah di YouTube Mjestex Channel, selain untuk kepentingan studinya, Eril juga menemani sang adik, Zara, yang juga akan melanjutkan jenjang pendidikan S1 di sana.

Eril merasa khawatir jika adiknya berada di luar negeri sendirian sehingga berniat untuk menemani.

Pada waktu senggang, keduanya bersama seorang teman berenang di Sungai Aare, Bern Swiss.

Dari sinilah kisah Eril dan Sungai Aare dimulai.

Sungai Aare

Disebutkan dalam Wikipedia, Aare atau Aar adalah sungai yang terletak di Swiss. Sungai Aare memiliki panjang 295 Km dan airnya mengaliri area seluas 17.779 Km persegi. Sungai ini mengalir dari Kanton Bern, melewati Brienzersee dan Thunersee, lalu bertemu dengan Sungai Rhein di dekat kota Waldshut, Jerman.

Berenang di Sungai Aare termasuk dalam daftar tradisi Swiss yang ditetapkan oleh UNESCO pada tahun 2017.

Sungai Aare menjadi tempat bagi masyarakat untuk berenang dan arung jeram. Sungai Aare juga menjadi tempat mengukir rekor dunia kegiatan arung jeram ketika sebanyak 1.244 orang secara bersamaan mengarungi sungai tersebut dengan perahu karet pada tahun 2012.

Bahkan, melompat di Sungai Aare merupakan satu pengalaman yang harus dilakukan di Bern bagi pengunjung yang bisa berenang. Bisa dikatakan, pengunjung yang benar-benar mengenal kota ini harus pergi ke Sungai Aare.

Sungai Aare juga mempunyai kualitas air yang sangat baik. Hal ini dibuktikan dengan tes sampel air oleh Uni Eropa pada tahun 2016.

Sungai ini sempat menjadi sumber energi kereta gantung Marzilibhan yang merupakan kereta gantung terpendek di Swiss dengan panjang 105 meter.

Dari berbagai hal tentang Sungai Aare, tidak heran jika Eril, adik, dan temannya juga ingin merasakan berenang di Sungai Aare yang bersih dan indah.

Namun, dalam salah satu review pengunjung disebutkan bahwa Sungai Aare dihantui oleh arwah-arwah, yang menyebabkan adanya korban di sungai tersebut.

This river is haunted by spirit. it is cursed, that's why it eat 40 poor soul a year. as a vacation spot, the safety measure is laughable. this review is for would be tourist, stay away from this cursed river. the river could eat your children too. -Chrisa Thian - From Google Review of Aare River-

Tidak disangka, pada akhirnya kisah Eril dan Sungai Aare ini menjadi kisah sendu bagi masyarakat Indonesia.

Indonesia Mengenang Eril

Seluruh masyarakat Indonesia berkabung atas kepergian Eril.

Ungkapan hati atas kepergian Eril tersebut pun diabadikan dalam buku Eril oleh 54 penulis wanita yang tergabung dalam Indscript Creative.

"Dalam buku Dear A Eril ini, kami abadikan kenangan tentang Eril," ucap Indari Mastuti, yang merupakan Founder Indscript Creative serta salah satu penulis dalam buku tersebut.

Buku Eril ini telah diserahkan oleh Indari Mastuti kepada Ridwan Kamil dan keluarga minggu lalu.

"Buku Eril rencananya akan dibagikan pada acara tahlil 40 harian Eril," lanjut Indari Mastuti.

Baca juga: Dear A Eril: Menuju Gerbang Berlian

Sudah sepantasnya kisah Eril ini diabadikan dalam sebuah buku. Indari Mastuti pun berharap buku Eril ini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Pengacara Bandung
Sumber: YouTube Channel Benny Wullur

Impian hanyalah tinggal impian. Impian Benny Wullur untuk menjadi seorang petinju sementara harus dikesampingkan terlebih dahulu karena ternyata nasib membawanya pada bidang yang berbeda.

Perjalanan Menjadi Pengacara

Melalui relasi sang Ibu, Benny Wullur mendapat pekerjaan untuk pertama kalinya.

"Waktu itu Mama berhasil menjual alat kesehatan dan bercerita bahwa anaknya lulus S1 tetapi belum bekerja. Akhirnya saya datang untuk wawancara. Namun, karena belum ada lowongan untuk S1 Hukum, maka sementara saya ditempatkan di bagian pengepakan dan produksi," ungap Benny.

Setelah itu, Benny menempati posisi HR Staff yang saat itu resign dan belajar banyak baik di bidang HR maupun produksi. Dari sanalah muncul ide-ide agar operasional perusahaan berjalan lebih baik lagi.

Keberhasilannya untuk memperbaiki kondisi perusahaan, dedikasi, serta sikap jujur membawa pengacara dari Bandung ini dipromosikan menjadi Direktur Operasional.

Dalam persiapannya untuk menjadi direktur operasional, Benny diharuskan mengikuti berbagai macam training dan pelatihan, seperti bidang human resource, perpajakan, dan masih banyak lagi.

"Semua training dan pelatihan tersebut dibiayai oleh perusahaan. Akhirnya jadi petinju enggak, masuk pabrik iya," ucapnya sambil tertawa.

Tahun 2002, Benny Wullur mengikuti pendidikan advokat, setelah lulus dan terinspirasi beberapa pengacara sukses, ia pun pada akhirnya ingin mencoba menjadi ahli hukum dan pengacara. Namun, niatnya untuk menjadi pengacara tidak langsung terwujud karena perusahaan tempatnya bekerja tidak mengizinkan Benny Wullur untuk resign.

"Perusahaan tidak mau melepaskan saya, salah satu alasannya karena saya telah dibiayai untuk mengikuti begitu banyak pelatihan sebagai persiapan untuk menjadi direktur operasional," ujarnya.

Pemilik perusahaan yang tidak ingin kehilangan SDM yang andal seperti Benny memutuskan untuk memberikan kesempatan kepadanya untuk merangkap menjadi pengacara sekaligus menjadi direktur operasional di pabrik. Lega, karena win-win solution ditemukan, Benny pun menjalankan kedua profesi tersebut dengan sepenuh hati.

Kasus Unik yang Pernah ditangani Benny Wullur

Pada tahun 2006-2007, Benny Wullur ikut menangani kasus yang ketika itu cukup ramai di Bandung, yaitu kasus seorang dokter dituduh mengeroyok pengacara.

"Kebetulan pengacara tersebut cukup terkenal dan saya sudah diestimasi akan kalah. Namun, saya berhasil menemukan celah sehingga saya bisa memenangkan kasus tersebut dan masuk dalam koran Suara Rakyat," ungkap Benny.

Lagi-lagi ahli hukum itu berjasa bagi perusahaan. Ketika perusahaan tempat Benny Wullur bekerja terpuruk dan memiliki banyak utang, ia pun dengan segenap kekuatan membantu menyelesaikan permasalahannya tersebut.

"Mulai ikut menghadapi para debt collector sampai akhirnya saya mendapatkan celah dalam perjanjian yang bisa membantu perusahaan untuk lepas dari jeratan hukum. Waktu itu bahkan saya sempat mengerahkan teman-teman beladiri saya untuk menghalau debt collector yang datang ke pabrik," kenangnya. 

Sebelumnya, pemilik perusahaan telah banyak berkonsultasi ke banyak ahli hukum untuk penyelesaian kasusnya, tetapi tidak menemukan titik terang. Bahkan ada di antaranya yang merupakan pengacara berpengalaman dan cukup ternama. Namun, pengacara dari Bandung ini berhasil menyelesaikan kasus dengan baik bahkan tanpa meminta bayaran.

Baca juga: Kisah Inspiratif Benny Wullur Part 1 - Impian Menjadi Petinju

Bagaimana seorang Benny Wullur bisa  menemukan berbagai celah dan dapat memenangkan banyak kasus dengan sangat baik? Padahal, bisa dibilang yang menjadi lawannya adalah pengacara-pengacara yang jauh lebih  berpengalaman serta terkenal di dunia hukum.

Jangan lewatkan kisah inspiratif sang pengacara dari Bandung, Benny Wullur pada tulisan saya berikutnya.

Masa pandemi Covid-19 menyisakan banyak dampak yang cukup signifikan bagi sebagian besar masyarakat Indonesia.

Perekonomian terasa kian sulit karena banyaknya pembatasan-pembatasan yang dilakukan untuk mencegah penyebaran virus tersebut.

Namun, ternyata tidak demikian dengan pria yang satu ini. Yana Priatna, Yanpro Land justru berhasil bertahan bahkan bisa mengubah nasib hidupnya serta orang-orang yang berada dalam timnya.

Yana Priatna
Sumber: Webinar Yanproperty

Mengenal Sosok Yana Priatna

Yana Priatna adalah sosok dibalik Yan Property - PT. Yan Corp Indonesia. Pria kelahiran Bandung ini adalah owner sekaligus CEO yang energik dan gigih.

Siapa sangka, Yana Priatna yang berasal dari keluarga dengan ekonomi menengah ke bawah bisa mencapai kesuksesan seperti saat sekarang ini. 

Sang Ibu adalah seorang ART dan ayahnya adalah seorang kuli bangunan. Yana Priatna sendiri pernah menjadi penjual balon pinggir jalan. Demikian tertulis pada caption sebuah video yang diputar dalam sebuah webinar properti Yanpro Land.

"Untuk sukses jelas harus berproses, karena kesuksesan tidak akan datang dengan instan," ujarnya dalam sesi bicara webinar.

Karena prestasinya, Yana Priana kemudian berhasil mendapatkan penghargaan Best Young Developer with Hybrid Media Strategic.

Sukses Mengubah Nasib Bagai Langit dan Bumi

Dalam acara webinar yang diselenggarakan Yanpro Land tersebut, Yana Priatna menjelaskan poin-poin yang harus dilakukan jika ingin mencapai kesuksesan.

1.Why Factor

Carilah alasan utama atau alasan terkuat mengapa Anda ingin mengubah nasib? Atau carilah alasan "teraneh" sehingga Anda ingin mengubah nasib. 

2.Big Mindset

Bermimpi, berpikir, dan berjiwa besar. Miliki mindset besar, tetapi mulai lakukan dari hal yang kecil dengan sabar, fokus, dan tekun.

3.Siapkan Amunisi

Artinya bahwa semua usaha pasti membutuhkan modal. Paling tidak siapkan bekal untuk operasional misalnya transport dan makan, serta untuk menambah ilmu/belajar.

4.Mencari Ilmu dan Guru

Yana Priatna berprinsip bahwa ilmu harus dikejar, bukan ditunggu. Tidak lupa mencari "Guru" dalam artian menimba ilmu dari orang-orang yang sukses, lebih senior, dan lebih berpengalaman.

"Belajar dulu baru action, jangan dibalik," ujar Yana dalam webinar dengan penuh semangat.

5.Nekat dan Berani Action

Beranilah untuk melakukan tindakan. 

"Nggak perlu merasa malu untuk bertindak. Apalagi alasan tidak percaya diri atau malas! Habiskan saja jatah gagal Anda hingga habis dan akhirnya kesuksesan yang akan datang menghampiri," jelas Yana Priatna lagi.

6.Persisten, Konsisten, dan Komitmen

Dalam menekuni satu bidang usaha perlu 10.000 jam atau kurang lebih 3 tahun. Jika kurang dari itu, bisa dipastikan Anda akan mengulang lagi setiap bidangnya dari awal.

Tidak heran jika kemudian persistent, konsisten, dan komitmen menjadi salah satu poin terkuat dalam menjalankan bisnis atau usaha.

7.Berdoa dan Berusaha

"Berdoa dan teruslah berusaha. Karena proses tidak akan menghianati hasil. Hebatkan juga marketing langit dan cucilah kaki kedua orang tua serta meminta doa restu serta meminta maaf akan kesalahan-kesalahan yang pernah kita lakukan," lanjut Yana lagi.

Usaha property
Sumber: Website Yanproperty

Yanpro Land

Saat ini Yanpro Land tengah memasarkan unit perumahan Emeralda Kolmas yang terletak di kawasan Cimahi Bandung Utara.

Emeralda Kolmas adalah perumahan dengan one gate system dan memiliki nuansa Eropa. Tersedia dalam berbagai luas dengan dua lantai, Emeralda Kolmas dapat menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin memiliki hunian ataupun untuk berinvestasi.

Selling point yang diberikan oleh Yanpro Land sebagaimana dijelaskan oleh Robert Cornelis Lefteu, Sales Manager Yanpro Land antara lain:

- Harga 300 Jutaan

- Bangunan 2 lantai

- Letak yang strategis berlokasi di jalan Kolonel Masturi, Cimahi

- Dekat Pemkot Cimahi

- Dekat pusat perbelanjaan

- Dekat pintu tol Baros

- Dekat ke tempat tempat wisata

Perumahan Bandung
Sumber: Website Yanproperty

Emeralda Kolmas telah di-launching pada tanggal 5 Juni 202 lalu dan bagi Anda yang ingin mengetahui lebih detail mengenai Emeralda Kolmas ini dapat mengunjungi website http://www.emeraldakolmas.com/

Peluang usaha property
Sumber: Website Yanpro Land Club

Mengajak Sukses Lewat Bisnis Properti

Yanpro Land juga mengajak masyarakat luas untuk bisa mencapai kesuksesan lewat usaha properti dengan wadah Yanpro Land Club, gratis tanpa dipungut biaya apa pun.

Tertarik untuk ikut mendulang sukses di bidang properti? Silakan kunjungi website Yanpro Land Club untuk informasi lebih lengkap.


=========================================================================

Mau bisnis atau kisah Anda dimuat/di-review dalam blog ini? Silakan kontak di sini

Kisah Eril
Sumber: Indscript Creative

Mendung serasa meliputi langit Bandung ketika kabar tentang Eril, putra dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dinyatakan hilang 26 Mei 2022 lalu.

Kisah Eril dan Sungai Aare Swiss menjadi duka bukan hanya bagi Ridwan Kamil dan keluarga, tetapi juga bagi masyarakat Indonesia.

Indari Mastuti, Founder Indscript Creative pun mengajak para penulis untuk menuliskan kisah Eril ini dalam sebuah buku antologi berjudul Dear A Eril.

Emmeril Kahn Mumtadz

Emmeril Kahn Mumtadz yang akrab disapa Eril adalah putra pertama Ridwan Kamil dan Atalia Praratya Kamil. Dua adik Eril yakni Camillia Laetitia Azzahra dan Arkana Aidan Misbach. Eril, merupakan sosok yang menyukai musik dan petualangan. 

Eril dilahirkan di Kota New York, 25 Juni tahun 1999 ketika Ridwan Kamil tengah menyelesaikan pendidikan S2-nya.

Emmeril Kahn Mumtadz, menyelesaikan jenjang pendidikan sekolah dasar hingga S1 di Kota Bandung. Tidak disangka pencarian kampus untuk meneruskan jenjang pendidikan S2-nya di Swiss akan menjadi kisah Eril yang penuh duka.

Kisah Eril dan Sungai Aare

Almarhum Eril dinyatakan hilang saat berenang bersama teman dan adiknya di Sungai Aare pada tanggal 26 Mei 20022 lalu.

Proses pencarian terhadap Eril pun langsung dilakukan. KBRI Bern secara sigap melakukan koordinasi langsung dengan kepolisian Swiss untuk proses pencarian.

Pencarian dilakukan dengan terus menyusuri sungai sejauh 17 kilometer. Akan tetapi, Eril belum dapat ditemukan. Media pun terus meng-update kisah Eril setiap hari.

Pencarian dengan menggunakan drone juga dilakukan dan difokuskan di dua pintu air terdekat dengan titik hilangnya Eril. Hingga Jumat, 3 Juni 2022 jasad Eril belum juga ditemukan dan pihak keluarga menyatakan bahwa Eril telah meninggal dunia.

Sang Ibunda Atalia Praratya Kamil, menyatakan bahwa telah ikhlas atas kejadian yang menimpa putra sulungnya tersebut.

Setelah lebih kurang 2 minggu hilang, pada Rabu, 8 Juni 2022 akhirnya jasad Eril ditemukan Bendungan Engehalde Bern, Swiss.

Emmeril Kahn Mumtadz, dimakamkan di Cimaung, Banjaran, Bandung, pada tanggal 13 Juni 2022.

Buku Dear A Eril

Bisa dibayangkan bagaimana pedih perasaan seorang Ibu yang ditinggalkan selamanya oleh putra tercinta. Ibu yang telah mengandung, mempertaruhkan nyawa untuk melahirkan, memberikan air susu, dan membesarkan dengan segenap jiwa dan raga.

Buku Dear A Eril, merupakan sebuah buku karya bersama dari penulis-penulis yang tergabung dalam Indscript Creative sebagai bentuk dari ungkapan hati mereka tentang kisah Eril.

Buku Eril diserahkan oleh Indari Mastuti kepada sang Ayah Ridwan Kamil dan Ibunda Eril, Atalia Praratya dan keluarga pada hari Minggu, 3 Juli 2022.

"Buku Eril rencananya akan didistribusikan pada saat acara 40 harian Eril," ungkap Indari Mastuti, Founder Indscript Creative. 

Suasana haru terlihat dalam video penyerahan buku Eril oleh Indari Mastuti. Dalam video tersebut, Ridwan Kamil mengucapkan terima kasih sedalam-dalamnya atas doa dan kasih sayang yang dihadirkan dalam sebuah tulisan untuk Eril.

Tidak sampai di situ, Indari Mastuti juga mengajak para pengusaha Bandung untuk ikut berpartisipasi dalam pencetakan buku Eril yang rencananya akan dibagikan secara gratis kepada masyarakat.

Semoga kisah Eril yang diabadikan dalam buku Dear A Eril dapat menjadi kenangan indah untuk keluarga.

Menuju Gerbang Berlian

Kematian menjadi suatu hal yang mutlak dialami seluruh makhluk yang hidup. Kematian menjadi awal dari kehidupan yang baru.

Demikian juga bagi Eril yang tengah menuju gerbang berlian dan memasuki dimensi kehidupan baru yaitu kehidupan yang abadi. 

Semoga Emmeril Kahn Mumtadz husnul khatimah dalam kehidupan kekal yang bergelimang cahaya-Nya.

Pengacara Bandung Benny Wullur
Sumber: YouTube Channel Rumah Teh Iin

Kesuksesan tidak terjadi begitu saja dalam hidup. Banyak proses yang harus dijalankan dalam menggapainya. Sebagian orang berproses dengan cepat, tetapi bagi yang lain harus dengan perjuangan serta kerja keras untuk dapat mencapai kesuksesan tersebut.

Begitu juga dengan kisah perjalanan Benny Wullur, seorang pengacara atau ahli hukum dari Bandung.

Berikut kisah perjalanannya yang sangat inspiratif.

BERASAL DARI KELUARGA SEDERHANA

Benny Wullur terlahir dari keluarga sederhana. Sang ayah adalah seorang karyawan swasta yang terimbas pemutusan hubungan kerja (PHK) pada usia 55 tahun. Sejak itu, ibunya mengambil alih perekonomian keluarga dengan mengandalkan pendapat dari menjadi sales yang memasarkan beraneka ragam barang. 

"Saat itu saya masih di usia SD dan Ibu saya benar-benar berjuang untuk biaya sekolah. Makan pun kami sangat sederhana, lebih banyak sayur-sayuran saja," ungkap Benny Wullur ketika dijumpai oleh Founder IIDB Indari Mastuti.

Ayahnya selalu berpesan agar Benny dapat menjadi sosok yang kuat sehingga tidak mudah down jika ada yang mengganggunya. Dari pesan itulah pada akhirnya yang menjadikan Benny Wullur bertekad untuk menjadi sosok yang kuat serta ingin mempelajari beladiri.

Impian Menjadi Seorang Petinju

Terinspirasi Mike Tyson, lalu muncul impian ingin menjadi petinju agar menghasilkan banyak uang.

Pengacara dari Bandung itu pun, mulai belajar beladiri (Taekwondo) pertama kalinya di usia 12 tahun. Setelah beberapa waktu mengikuti Taekwondo, Benny pun jatuh sakit sehingga tertinggal kenaikan tingkat. Karena merasa tertinggal dari teman-temannya, ia pun memutuskan untuk mengikuti aliran beladiri lainnya, yaitu Judo. 

Merasa tidak cocok dalam Judo, setelah satu tahun mempelajari beladiri Jepang tersebut, Benny Wullur memutuskan untuk ikut Jujitsu. Tidak hanya Jujitsu, pria yang kini menjadi ahli hukum ini juga mengikuti beberapa beladiri lainnya yaitu Kateda dan Silat.

Perjalanannya di dalam bidang beladiri menjadikan prestasi sekolahnya menurun drastis. "Saya senang dan sukses saat ada gelut. Namun, saat itu, Mama saya dipanggil sekolah, karena saya mendapatkan ranking empat, tetapi ranking empatnya dari belakang," ujarnya sambil tertawa.

Setelah itu, Benny pun sempat mendalami teknik tenaga prana dan melepaskan dua ilmu beladiri lainnya dan fokus pada Kateda saja. Benny Wullur pun berhasil mendapatkan prestasi dengan pencapaian menjadi salah satu sabuk hitam termuda dan menjadi pelatih.

Masih belum mendapat restu dari Ibunda tercinta untuk menjadi petinju. Benny Wullur menurut dan menjalankan syarat yang diberikan oleh sang Ibu, yaitu jika bisa lulus kuliah dengan cepat maka ia diizinkan untuk menjadi petinju.

Saat kuliah, Benny tetap mendalami teknik pengobatan dengan tenaga prana, kemudian ahli hukum tersebut menjadi ahli penyembuhan dengan teknik tenaga prana dan bisa mengobati orang. "Dari mengobati dengan teknik tenaga prana tersebut, saya bisa mendapatkan uang jajan yang lumayan," ucapnya sambil tersenyum.

Benny pun akhirnya bisa menyelesaikan kuliah dengan waktu hanya 3.5 tahun saja. Suatu prestasi yang sangat mengejutkan untuk ibunda tercinta, mengingat saat di sekolah menengah atas Benny Wullur sempat mendapatkan peringkat keempat dari belakang. Juga karena prestasi dari kakak dan juga adiknya yang jauh berbeda dengannya.

"Kakak saya selalu mendapatkan peringkat sepuluh besar, sedangkan adik saya mendapatkan nilai tertinggi di mata pelajaran matematika," kenangnya.

Perjalanan Belum Berhenti

Masih banyak kisah yang menginspirasi yang diceritakan oleh pengacara dari Bandung ini.

Bagaimanakah lanjutan kisah Benny Wullur hingga mencapai posisi seperti saat ini? Kita akan lanjutkan kisah inspirasi Benny Wullur pada tulisan selanjutnya, ya.

Stay tuned :)

Ide Usaha Unik
Sumber: coconico.id


Setelah pada postingan sebelumnya saya menuliskan mengenai kesuksesan Monica Susanto dalam bidang kuliner pada saat pandemi dan berhasil mengembangkan Halo Hongkong Cafe, kini saya akan mengulas mengenai ide usaha unik yang ia kembangkan yaitu produk minuman berbahan dasar buah kelapa bernama Coco Nico.

Kenapa saya sebut unik? Bukankah sudah ada minuman sejenis seperti Hydro Coco dan beberapa merk lainnya? Begini tanggapan Monica Susanto.

"Produk yang saya kembangkan ini bukan air kelapanya saja. Namun, keseluruhan buah kelapa yang diolah, kecuali minyak santannya. Jadinya sari kelapa dan rasanya tidak seperti santan," ucap Monica Susanto ketika menjelaskan produknya pada Sarapan IIDB via Zoom meeting beberapa waktu yang lalu.

Kemudian, apa yang mendasari Monica Susanto memilih buah kelapa sebagai produknya?

BUAH KELAPA BANYAK MANFAATNYA

Menurut halodoc.com, ada 7 manfaat buah kelapa, yaitu:
1. Menjaga kesehatan pencernaan
2. Meningkatkan daya tahan tubuh
3. Membantu menurunkan berat badan
4. Mendukung fungsi otak
5. Menjaga kesehatan jantung
6. Kaya akan mineral
7. Mengontrol kadar gula darah

"Nah, karena manfaat yang begitu banyak tersebut, akhirnya saya dan Papa memutuskan untuk menjadikannya sebagai produk minuman sari kelapa dengan brand Coco Nico," imbuh Monica Susanto.

Dijelaskan oleh Monica Susanto, bahwa buah kelapa sendiri mempunyai nilai yang sangat tinggi di mancanegara. Negara China membandrol satu buah kelapa dengan harga 23 ribu rupiah, di USA 30 ribu rupiah, Dubai 50 ribu rupiah, dan di Jepang mencapai 75 ribu rupiah.

Saya sendiri baru mengetahui kalau ternyata buah kelapa adalah buah yang menjadi favorit serta cukup mahal harganya. Padahal ketika pulang kampung ke Kulonprogo, di sana banyak sekali bertebaran pohon kelapa yang kapan pun menginginkannya bisa langsung dipetik oleh pemiliknya :)

Keunggulan Minuman Sari Kelapa Coco Nico

"Produk Coco Nico ini sebenarnya sudah mulai ada sejak 2017. Namun, beberapa proses perizinan dan terpotong pandemi, jadi baru selesai semua sekitar 5 tahun," ujar Monica Susanto.

Perjalanan yang cukup panjang membuat produk sari kelapa Coco Nico ini lebih terjamin kualitasnya. Berikut beberapa keunggulan dari minuman sari kelapa Coco Nico:
✓ Sudah ada izin BPOM
✓ Sudah ada sertifikasi Halal
✓ Sudah SNI
✓ Bersertifikat ISO
✓ Sertifikat Indonesian's Pride The Best Coconut Taste in Indonesia
✓ Tidak menggunakan pemanis buatan (hanya manis dari kelapa itu sendiri)
✓ Menggunakan mesin besar untuk proses pengemasannya, sehingga bisa tahan hingga 1.5 tahun.
✓ Tanpa pengawet
✓ Dapat dikonsumsi segala usia
✓ Aman bagi ibu hamil dan menyusui
✓ Mengandung sari susu yang baik untuk menunjang kesehatan

Harapan besar Monica Susanto adalah, agar brand Coco Nico ini bisa tersebar luas hingga ke mancanegara dan menjadi produk kebanggaan Indonesia.

Kandungan Minuman Sari Kelapa Coco Nico

Ingredients atau isi dari minuman ini adalah:
1. Sari kelapa
2. Daging kelapa yang diolah menjadi nata de coco
3. Sari susu

Baca juga: Monica Susanto, Sukses Berbisnis Kuliner di Masa Pandemi


Tertarik untuk lebih banyak mengetahui informasi tentang sari kelapa yang satu ini? Silakan mengunjungi media sosialnya:

Instagram: @coconico.id
Website: www.coconico.id

Minuman sari kelapa Coco Nico juga membuka peluang kepada teman-teman semua untuk menjadi reseller-nya. Bagaimana caranya? Tunggu tulisan saya berikutnya, ya :)
Halo Hongkong Cafe
Sumber: Instagram Halo Hongkong Café

Sosok wanita muda bernama Monica Susanto ini memang luar biasa, di usianya yang terbilang muda, dia termasuk sukses dalam menjalankan bisnis kuliner. Pada masa pandemi Covid-19, di mana banyak pengusaha terpaksa gulung tikar, tetapi tidak demikian dengan Monica Susanto. Wanita kelahiran 29 tahun yang lalu, justru sukses menjalani bisnis dalam bidang kuliner.

Bagaimana kisah perjalanannya dalam memulai usaha bidang kuliner dan dapat bertahan dalam masa pandemi? Simak kisah Monica Susanto berikut.

ALASAN MEMILIH BIDANG KULINER 

Pada Zoom meeting sarapan IIDB, Monica Susanto berbagi cerita mengenai bagaimana ia memulai bisnis kuliner serta jatuh bangun yang dialaminya. 

Alasan wanita muda ini memilih bidang kuliner adalah karena kecintaannya pada makanan. Pengalaman “jajan” makanan mulai usia sekolah dasar hingga saat ia berkuliah di Hongkong membuatnya memilih bidang kuliner.

“Saya suka sekali jajan. Beraneka ragam jajanan di depan sekolah saya suka banget. Pada masa kuliah di Hongkong, saya tetap mencintai kuliner dan suka sekali dengan jajanan street food. Bagi saya job sama dengan passion, karena hal itulah yang kemudian membuat saya memutuskan untuk memilih bisnis di bidang kuliner,” ujarnya dengan penuh semangat.

Mulai Membuka Usaha

Awal mula Monica Susanto membuka usaha kuliner dengan brand Tiny Dumpling pada tahun 2018. 

“Cukup mengecewakan, karena ternyata usaha pertama saya ini bisa dibilang gagal total. Banyak sekali guess comment yang membuat saya down pada saat itu. Bahkan salah satu komentar yang membuat saya sangat sedih adalah ada yang menuliskan bahwa kamu akan segera bangkrut!” ujar Monica Susanto mengisahkan perjalanan bisnisnya.

“Kegagalan tersebut akhirnya membuat saya melakukan banyak research dan survey terutama dari loyal customer Tiny Dumpling tentang rasa makanan, service, hingga menu yang diinginkan. Dari sanalah akhirnya saya mendapatkan banyak hal dan mulai paham apa yang harus saya lakukan selanjutnya,” lanjut Monica Susanto.

Re-Brand Tiny Dumpling di saat Pandemi

Pada tahun 2019, akhirnya Monica Susanto melakukan re-brand Tiny Dumpling menjadi Halo Hongkong Café. Makanan-makanan kegemarannya di Hongkong ketika kuliah yang baginya merupakan 'comfort food', menjadi dasar untuk menghadirkan menu Hongkong untuk menjadi pilihan,  selain memang karena jarang ada restoran yang authentic dengan menu Hongkong di seputaran Bandung. 

Berbekal pengalaman gagal sebelumnya, Monica Susanto lebih matang dalam menjalankan usahanya hingga akhirnya berhasil membuka satu cabang baru di Kota Parahyangan dalam waktu dua tahun. “Saya mulai branding Halo Hongkong Café pada akhir 2019, dan waktunya cukup mepet dengan pandemi Covid-19 di awal 2020, di mana semua harus tutup total dan melakukan lock down,” imbuh Monica Susanto.

Ketika masa pandemi, Monica Susanto hanya berjualan frozen dimsum dan terus mengembangkan inovasi agar dapat menutup biaya operasional, terutama untuk pembayaran gaji karyawan. Tidak ingin kalau sampai café tutup, para karyawan Halo Hongkong Café pun, ikut berpikir dan muncullah ide untuol;p.k membuat minuman botolan yang akhirnya menjadi malah menjadi market tersediri untuk Halo Hongkong Café. 

Seiring berjalannya waktu, justru customer sendiri yang memberikan ide untuk mencoba menghadirkan menu-menu baru.

Insight yang Dapat Diambil dari Perjalanan Halo Hongkong Café 

Dari cerita Monica Susanto mengenai perjalannya mulai membuka Tiny Dumpling hingga berubah brand menjadi Halo Hongkong Café adalah:
- Kualitas
Kualitas adalah yang nomor satu, karena customer akan datang lagi jika merasa kualitas makanan  yang disajikan berkualitas.
- Customer Service Exellent
Point selajutnya adalah melayani customer dengan ramah dan sepenuh hati. Jika sudah jatuh hati oleh kualitas serta pelayanan pasti customer akan datang lagi dan bisa jadi akan merekomendasikan restoran kita kepada saudara dan teman-temannya.
-Selalu Berinovasi 
Libatkan customer dalam melakukan inovasi menu-menu yang disajikan, dengan demikian customer akan merasa menjadi bagian dari restoran kita.

Masih ada kisah lanjutan mengenai perjalanan Monica Susanto yang akan saya share pada tulisan berikutnya dan bagi teman-teman yang berminat untuk mencoba menu yang disajikan oleh Halo Hongkong Café dapat mengunjungi salah satu cabang di bawah ini:

Kontak Halo Hongkong Café 

📍Terusan Sutami Kav 2 (08126780088)
📍Ruko Pancawarna no39 , Kota Baru Parahyangan (081321035079)
📍Open hours: 8am-9pm
📍Katagori restoran: Dimsum|Noodles|Chinese Cuisines
📍Instagram: @halocafe.bdg

=========================================================================

Mau bisnis atau kisah Anda dimuat/di-review dalam blog ini? Silakan kontak di sini

Saat melihat-lihat bagian ikan segar di  Superindo tadi sore, ada ikan yg menarik perhatian saya.  

Namanya Ikan Sebelah ....

Perasaan belum pernah deh makan ikan ini (kasian yaa  😂).

Ikan Sebelah


Disebut ikan sebelah, karena matanya terletak di satu bagian sisi saja.

Akhirnya, karena penasaran, coba beli dan langsung browsing tentang ikan unik ini.

Flatfish ini lebih dikenal dengan sebutan ikan sebelah (harusnya ikan rata ya, bukan ikan sebelah 🤔).

Kisah Nabi Musa dan Ikan Sebelah

Mitos yang tertulis di Mbah Google .... 

Pada zaman dahulu ikan sebelah ini merupakan ikan sempurna pada umumnya. Namun karena Nabi Musa a.s memakan ikan ini pada suatu hari dengan membakarnya di tepi pantai ketika beliau sedang dalam perjalanan berhijrah dan hanya mampu memakan separuh dari ikan tersebut, Nabi Musa a.s melemparkan sisa sebelahnya lagi ke dalam laut. Namun Allah berkehendak menghidupkan kembali separuh ikan tersebut hingga ia berkembang dengan baik hingga sekarang ini.

Selain memiliki keunikan dari bentuk dan mitos yang masih melekat dengan sebutan ikan sisa Nabi Musa a.s, ikan ini sangat bermanfaat bagi kesehatan. Di antaranya yaitu, mengandung protein tinggi, juga vitamin E yang baik untuk kulit.

Jadi, mari kita santap ikan sebelah ini untuk makan malam 😇

Kisah Nabi Musa: Asal Usul Ikan Sebelah
Sumber: Google



AWAL BERBISNIS ONLINE

Awal berbisnis online, saya lakukan ketika masih bekerja. Tahun 2010, lewat market place Tokopedia saya menawarkan aneka asesoris (kalung & gelang) dari Bali.

Waktu itu memang tidak serius menjalankan bisnisnya karena masih fokus sama kerjaan. Ya, karena memang hanya iseng, jadi penghasilan ikutan iseng dapatnya 😁

Anehnya waktu itu, saya malah lebih banyak menerima orderan aneka cake, puding dan taart. Entah kenapa, ya, dulu tidak pernah kepikiran untuk ditawarkan secara online. Kalau ingat hal tersebut jadi merasa stupid hehee ...

Tahun 2011, setelah resign dari perusahaan kosmetik multinasional, saya dipertemukan dengan Oriflame Jaringan Mamak Santy Rusmali, Club Boss Family. Di sinilah saya banyak belajar yang namanya networking.

Menjalankan Bisnis MLM dan Beberapa Bisnis


Dengan background pekerjaan human resource dan background pendidikan Administrasi Bisnis, cukup mendukung kerja online saya di Oriflame. Di sini saya banyak di gembleng mulai dari networking, konsistensi, fokus, sampai manajemen waktu sehingga dalam waktu cepat bisa mencapai level manager dan kemudian senior manager.

Namanya bisnis MLM, maintenance jaringan itu sangat penting karena jika tidak dilakukan hasilnya jaringan bisa rontok dan habis. Itulah yang terjadi ketika pada tahun 2014-2015, ketika masalah rumah tangga mendera hingga saya down.

Untungnya saya pernah mengikuti kursus rias pengantin dan salon sehingga setelah berhenti menjalankan Oriflame saya sering dimintai bantuan merias oleh guru rias pengantin saya yang sabar dan baik hati. Saat ini, saya masih terdaftar sebagai member Oriflame :)

Tahun 2017, saya berhasil membuka salon dan sanggar rias pengantin yang saya beri nama Sarasayu Wedding (Facebook dan instagram @sarasayuwedding). Melayani rias juga home service treatment. 

Tahun 2018, akhirnya lahirlah sebuah penerbitan dengan nama CV. Sarasayu Samudro pada akta notaris atau yang lebih dikenal dengan Sarasayu Samudro Publishing (Facebook dan Ig @sarasayubooks).

Kenapa penerbitan? Karena suami seorang penulis novel dan naskah skenario, jadi karya-karyanya bisa terbit di bawah bendera sendiri. Beberapa novelnya adalah Indigo Mencari Tuhan, Tanah Perjanjian, Senyum dari Langit, Petaka Matahari, Bulu Sayap Jungkook. Dan masih banyak lagi naskah yang akan segera diterbitkan. 

Ketika Covid 19 datang melanda, di 2020 saya terpaksa menghentikan semua operasional Sarasayu Wedding. Penerbitan masih berjalan walau tidak segencar tahun sebelumnya, karena di April 2020 saya diberikan bonus yang sangat berharga yaitu kehamilan anak ke 3. Kehamilan yang lumayan berat dijalani karena usia waktu itu sudah 39 dan ancang-ancang untuk melahirkan di usia 40 tahun.

Mulai Menulis Buku


Akhirnya, selain mengeditori naskah paksu, saya pun ikut menulis. Memang saya suka menulis sejak SMA, tetapi tidak pernah PD untuk mempublikasikan karya-karya saya. Tahun 2020 terbitlah novelet CINTA DUA DIMENSI berduet dengan suami tercinta dan tahun 2021 ini saya akhirnya percaya diri untuk menerbitkan naskah yang lama tersimpan yaitu EMAK BERBISNIS. Kepoin bukunya di sini, ya .... 

Kisah inspiratif emak berbisnis
Sumber: Dokumen Pribadi

Buku bisnis Emak Berbisnis
Sumber: Dokumen Pribadi


Komunitas Emak Berbisnis dan Literasi

Nah, untuk mendukung wanita dan pecinta literasi di mana pun mereka berada untuk belajar bisnis dan kepenulisan bersama, saya membuat komunitas baru dengan tujuan untuk mendukung, menambah wawasan dan silaturahmi sesama wanita. Gabungnya di sini, ya ....

KOMUNITAS EMAK BERBISNIS

🌟Telegram🌟
https://t.me/emak2berbisnis

🌟WhatsApp🌟
https://chat.whatsapp.com/Hw0KQnbTyjC2nifTuJgicb

🌟Facebook Grup🌟
https://www.facebook.com/groups/543183090430292/?ref=share_group_link

🌟Instagram🌟
https://instagram.com/emak2berbisnis

KOMUNITAS LITERASI

🌟Telegram🌟
https://t.me/komunitasdoyannulis
https://t.me/gratisbacaindigomencarituhan

🌟Facebook🌟
https://m.facebook.com/sarasayusamudro
https://www.facebook.com/profile.php?id=100078638341781

🌟Facebook Page🌟
https://www.facebook.com/sarasayubooks/
https://www.facebook.com/Sarasayu-Books-Community-103789685578013/

🌟Facebook Grup Komunitas Doyan Nulis🌟
https://www.facebook.com/groups/920539071972109/?ref=share_group_link

🌟Instagram🌟
https://instagram.com/ss_publishing
https://instagram.com/sarasayubooks_comm


Membuka Bisnis Kuliner dan Fashion

Apakah sudah selesai? Belum saudara-saudara 🤣🤣🤣.

Saat ini saya juga sedang membesarkan bisnis kuliner saya yaitu milky jelly, minuman yang terbuat dari susu sapi murni dan jelly dengan banyak varian rasa dan juga sambal bawang spesial. Dengan brand Bakoel Ibu bisa dijumpai di Facebook dan Ig @bakoelibu juga Grab Food dan Go Food Bakoel Ibu.

Milky Jelly
Sumber: Dokumen Pribadi


Sambal Bawang Enak
Sumber: Dokumen Pribadi

Masih ada juga Sarasayu Fashion (Ig @sarasayufashion) yang produknya sedang saya duetkan dengan Buku Emak Berbisnis 😍

Buku Emak Berbisnis
Sumber: Dokumen Pribadi

Mencoba Menjadi Marketer

Selanjutnya dan kayaknya yang terakhir sih hehehe .... Saya menjadi marketing freelance di Kursus Masak dan Pengembangan Diri Online bernama Avela. Info kursus masak online, klik di sini.

Kursus masak online
Sumber: Avela

Nah, sampai di sini cerita awal saya berbisnis online sampai dengan saat ini, silakan berbagi dengan meninggalkan komen, ya. Semangat untuk semua Emak di mana pun kalian berada. 🔥🔥🔥💪💪💪

Salam sayang
❤️❤️❤️
Older Posts Home

AUTHOR

My photo
Haning Arum S.
Ibu tiga anak yang mempunyai latar belakang beragam. Merintis beberapa usaha dan memulai pekerjaan sebagai editor pada tahun 2016 lalu. Tinggal di Cibubur Jakarta Timur. Saat ini, mempunyai kegiatan sebagai MomPreneur, penulis, editor, makeup artist dan menjadi mentor di kelas-kelas menulis dan makeup.
View my complete profile

FOLLOW MY FACEBOOK PAGE

POPULAR POSTS

  • Mengatasi Morning Sickness dengan Hipnoterapi dan Menjaga Pola Makan
    Sumber: Dokumen Pribadi "Selamat, Anda hamil!" Wow, berjuta rasanya ketika dokter mengatakan hal tersebut kepada Moms dan suami a...
  • Membangun Kecerdasan dan Kreativitas Anak Lewat Ekstrakurikuler Robotic
    Membangun Kecerdasan dan Kreativitas Anak Lewat Ekstrakurikuler Robotic - Sumber: Anatta Sannai Kecerdasan dan kreativitas seora...
  • Yayasan PKP JIS Cetak Generasi Emas Bangsa Lewat Kegiatan Robotik
    Piala Kejuarnas Bllitar Tim Robotic MTs. PKP JIS - Sumber: Dokpri  Perkembangan zaman saat ini menuntut masyarakat untuk dapat menyesuaikan ...
  • Survey TK Islam & Umum Cibubur Dsk - Part One
    Tiba waktunya untuk Manda cari2 TK untuk Kk, Karena Papanda nya ingin Kk dimasukkan TK Islam maka survey berikut sebagian besar adalah TK Is...
  • Ngopi Santai dan Nikmat Bersama Luwak White Koffie
    Everyday Coffee - Sumber: Dokumen Pribadi Siapa pecinta kopi di sini, tunjuk tangaaann ... :D Hai semua, kali ini Ibu sebagai co...
  • Info Kursus Menembak
    Info Kursus Menembak - Sumber: Lovhana Setelah sekian lama rencana ikutan latihan menembak tertunda, akhirnya  hari Sabtu lalu (...
  • Arti BIRADS Pada Pemeriksaan USG
    Sumber: Dokumen pribadi Beberapa bulan yang lalu, tepatnya di bulan Maret saya merasakan rasa cenut-cenut di kedua payudara hingga ketiak. A...
  • Dukung Literasi Anak, Yayasan PKP JIS Sediakan Perpustakaan yang Nyaman
    Dukung Literasi Anak - Sumber: Dokumen Pribadi Di antara orang tua pasti ada yang pernah mengeluhkan mengenai anaknya yang malas...
  • Lovhana's 4th B'Day
    Ultah si Kk ke 4 ini lebih banyak cerita sedihnya L pernak pernik ultah seperti cake dan goodybag yang rencananya akan digarap sendiri oleh ...
  • Tips Sukses Interview
      Tips Sukses Interview - Sumber: Dokumen pribadi Hai temans, pada kesempatan ini, saya ingin share sedikit tips untuk kalian yang mau menja...

Categories

  • All About Tumor & Cancer
  • Aneka Tips
  • Beauty and Makeup
  • Bisnis dan Keuangan
  • Books
  • Buku Emak Berbisnis
  • Digital Marketing
  • Fashion
  • Hukum
  • Human Resource
  • Indscript Creative
  • Info
  • Kehamilan
  • Kesehatan
  • Kesehatan Anak
  • Kisah Inspiratif
  • Kopi
  • Life Style
  • Lingkungan
  • Literasi
  • Manda Lovhana
  • Motivasi & Interpersonal Skills
  • My Bizz
  • My Stories
  • Olahraga
  • Papa
  • Parenting
  • Peluang Usaha
  • Pendidikan
  • Property
  • Sarasayu Books
  • Training/Seminar

Copyright © 2016 Ibu Berbagi Cerita. Created by OddThemes