Ibu Berbagi Cerita

Berbagi cerita dan pengalaman dalam kehidupan ....

Cara Mengatasi Sariawan Pada Anak
Cara Mengatasi Sariawan Pada Anak - Sumber: Dokumen Pribadi

Sudah beberapa hari ini si Bungsu yang berusia 20 bulan, rewel dan nggak mau minum susu dot. Jadi serba salah, sulit tidur, karena biasanya selalu ngedot ketika mau tidur dan nyaris dehidrasi karena cairan yang masuk ke dalam tubuh sedikit.

Dari pengalaman kakak-kakaknya, Ibu menduga kalau si Bungsu pasti sariawan. Benar juga ..., setelah senter sana sini terlihat juga ada sariawan di bagian belakang bibir atas. Posisi sariawan menyebabkan gesekan dengan gigi ketika mengenyot puting dot.

Cara Mengatasi Sariawan Pada Anak - Sumber: Halodoc

Sariawan dan Penyebabnya


Sariawan memang kondisi yang cukup mengganggu, terlebih lagi bagi anak. Sebenarnya apa sih sariawan dan apa penyebabnya? 

Dilansir dari alodokter.com Sariawan atau stomatitis aphtosa adalah luka atau peradangan di bibir dan di dalam mulut. Luka ini dapat menimbulkan rasa sakit dan tidak nyaman. Meski sering dianggap sepele, sariawan dapat terasa mengganggu saat penderitanya sedang makan, minum, atau bicara. 

Sariawan bisa berbentuk oval atau bulat, berwarna putih atau kuning dengan tepian berwarna merah, dengan ukuran dan jumlah yang bervariasi.

Penyebab Sariawan

Sariawan dapat disebabkan karena hal-hal berikut:
- Infeksi jamur, virus, atau bakteri di mulut
- Tergigit atau salah dalam menyikat gigi
- Kurang nutrisi
- Merokok
- Stress
- Perubahan hormon
- Penyakit autoimun 

Tips Mengatasi Sariawan Pada Anak


Kalau sudah mengganggu, sariawan harus segera diatasi. Cara sederhana yang dapat dilakukan Ibu adalah:
- Minum dengan menggunakan sedotan
- Makam makanan yang lembut
- Hindari pemicu yang dapat memperparah sariawan
- Berikan asupan sayur dan buah lebih banyak
- Menyikat gigi dengan perlahan

Kenalog Obat Sariawan Anak
Obat Sariawan Anak Kenalog - Sumber: Dokumen Pribadi


Kenalog Rekomendasi Obat Sariawan Untuk Bayi

arena si Bungsu sudah menunjukkan gejala dehidrasi, maka Ibu pun memilih untuk langsung saja menggunakan obat sariawan yang direkomendasikan teman yang merupakan seorang dokter.
Kenalog In Orabase 5G merupakan obat golongan kortikosteroid yang mempunyai aktifitas anti radang. Obat ini memiliki kandungan bahan aktif riamcinolone acetonide dengan komposisi triamcinolon 0.1%.

Kenalog Obat Sariawan
Kenalog In Orabase 5g - Sumber: Apotek K24

Kenalog berbentuk tube dan cukup mudah untuk digunakan. Cara penggunaannya dengan mengoleskan tipis-tipis Kenalog pada sariawan.

Ibu pun pernah mencoba untuk menggunakan Kenalog saat sariawan dan sangat membantu untuk meredakan rasa nyeri yang ditimbulkan terutama saat makan.

Kenalog kemasan tube 5gr, dapat dibeli di apotek dengan harga sekitar Rp85.000.

Kenalog diproduksi oleh Taisho Pharmaceutical Indonesia yang berkantor di kawasan Sudirman Jakarta. Selain Kenalog, Taisho juga memproduksi beberapa brand seperti Tempra, Counterpain, Kenacor, dan lain sebagainya. Selengkapnya mengenai Taisho Pharmaceutical Indonesia dapat di klik di sini 

O iya, Kenalog juga direkomendasikan oleh Pop Mama sebagai salah satu obat sariawan untuk anak, loh.


Cara Mengatasi Sariawan pada anak
Bye Sariawan - Sumber: Dokumen Pribadi

Saat ini, alhamdulillah si Bungsu sudah mau mik susu lagi dengan menggunakan dot, setelah dua kali sariawannya dioles menggunakan Kenalog :)

Baca juga: Info Klinik Kehamilan dan Bersalin Pro Normal, Bagus!
Dukung Literasi Anak, Yayasan PKP Sediakan Perpustakaan yang Nyaman
Dukung Literasi Anak - Sumber: Dokumen Pribadi

Di antara orang tua pasti ada yang pernah mengeluhkan mengenai anaknya yang malas membaca.

Saya, adalah salah satu di antara banyak orang tua di luar sana yang mengeluhkan mengenai anaknya yang malas membaca.

Sebenarnya seperti apa pentingnya literasi sejak dini dan bagaimana tips untuk menumbuhkan kecintaan terhadap dunia literasi? Simak, yuk tulisan berikut ini.

URGENSI LITERASI DINI


Literasi Sejak Dini
Dukung Literasi Anak - Sumber: Dokumen Pribadi

Literasi sejak dini merupakan hal yang sangat berpengaruh dalam pendidikan. Hal ini membutuhkan perhatian khusus, baik orang tua sebagai madrasah pertama bagi anak-anak di rumah dan pendidik, untuk meningkatkan atau membiasakan anak untuk gemar membaca.

Dengan rajin membaca, maka anak akan lebih berwawasan serta mudah memahami aneka pelajaran yang dijarkan di sekolah.

Membaca juga akan membentuk pola pikir yang positif, sehingga anak-anak akan menjadi generasi penerus bangsa yang cerdas.

Dilansir dari gatra.com, bahwa mayoritas warga Jakarta, yakni 70%, hanya bisa membaca teks singkat dan kosakata dasar, sedangkan 60% punya kemampuan berhitung rendah. Kondisi ini menggambarkan pendidikan Indonesia yang tertinggal 128 tahun. 

Ketertinggalan pendidikan Indonesia itu berdasarkan hasil survei Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) yang beranggotakan 38 negara pada 2016.

Riset itu menunjukkan kurang dari 1% orang di Jakarta usia 16-65 tahun yang memiliki kompetensi membaca dan berhitung tingkat tinggi. Selain itu, hanya 5,4% orang dewasa Jakarta yang dapat memahami teks panjang dibanding 35,4% rerata warga negara OECD lain.

Jika di Jakarta saja sebagai Ibukota Indonesia yang akses dalam bidang pendidikan terbilang sangat mudah hasil survey-nya seperti itu, bagaimana dengan kota-kota lainnya di seluruh Indonesia?

CARA AGAR ANAK GEMAR MEMBACA SEJAK DINI


Literasi Anak Sejak Dini
Dukung Literasi Anak - Sumber: Dokumen Pribadi

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan oleh orang tua agar anak menyukai literasi sejak dini, antara lain:
1. Menjadi contoh bagi anak.
2. Membacakan buku untuk anak sejak kecil.
3. Mengajak anak ke perpustakaan.
4. Mengajak anak ke toko buku.
5. Jadikan buku sebagai teman serta sahabat.
6. Memahami minat baca anak.
7. Menyediakan bahan bacaan di rumah.
8. Menyediakan tempat yang nyaman untuk membaca.

YAYASAN PKP JIS, DUKUNG LITERASI DENGAN PERPUSTAKAAN YANG NYAMAN DAN LENGKAP


Perpustakaan Sekolah yang Nyaman
Perpustakaan Yayasan PKP JIS - Sumber: Dokumen Pribadi

Salah satu bentuk dukungan sekolah terhadap literasi yaitu dengan menyediakan perpustakaan bagi anak didiknya. 

Pojok Sastra
Pojok Sastra Yayasan PKP JIS - Sumber: Dokumen Pribadi

Perpustakaan yang nyaman dan lengkap, tentunya akan sangat mendukung anak untuk menyukai literasi di sekolah. 

Dari begitu banyak perpustakaan sekolah yang saya kunjungi, salah satu perpustakaan nyaman yang saya jumpai (selain Perpustakaan Nasional yang tiada banding tentunya 😍), adalah milik YAYASAN PKP JIS yang berlokasi di Jl. Raya PKP, Kecamatan Ciracas Jakarta Timur. Ruangan perpustakaan yang disediakan sangat nyaman dan mendukung anak didik untuk betah berada berlama-lama di perpustakaan, baik untuk membaca atau belajar.

Perpustakaan tersebut juga dapat digunakan untuk membuat seminar kecil.
Ruang Belajar Perpustakaan Yayasan PKP JIS
Ruang Perputakaan Yayasan PKP JIS - Sumber: Dokumen Pribadi

Selain itu juga disediakan ruang khusus untuk anak TK Dan MI membaca. Diatur dengan karpet agar anak merasa nyaman berada di perpustakaan.
Ruang Baca Anak TK dan MI
Ruang Baca untuk TK dan MI Yayasan PKP JIS - Sumber: Dokumen Pribadi

Tidak tanggung-tanggung, ruang untuk meeting pun disediakan di dalam perpustakaan.
Ruang Meeting Perpustakaan Yayasan PKP JIS
Ruang Meeting Perpustakaan Yayasan PKP JIS - Sumber: Dokumen Pribadi

Dengan menyediakan fasilitas perpustakaan yang nyaman, YAYASAN PKP JIS telah ikut serta dalam mendukung kemajuan dalam literasi anak.

Mari bersama-sama kita ciptakan generasi emas untuk kemajuan bangsa Indonesia.

Baca Juga: Membangun Kecerdasan dan Kreativitas Anak Lewat Ekstrakurikuler Robotic

Membangun Kecerdasan dan Kreativitas Anak Lewat Ekstrakurikuler Robotic
Membangun Kecerdasan dan Kreativitas Anak Lewat Ekstrakurikuler Robotic - Sumber: Anatta Sannai

Kecerdasan dan kreativitas seorang anak akan berkembang seiring dengan bertambahnya usia serta wawasan yang dimiliki. Terlebih lagi di era saat ini, yang merupakan era tranformasi ke dunia digital.

Banyak cara untuk mengembangkan kecerdaaan dan kreativitas anak, salah satunya dengan kegiatan ekstrakurikuler robotic. 

Apa tuh ekstrakurikuler robotic? Ibu Berbagi Cerita akan mengulas kegiatan ekstrakurikuler robotic di salah satu MTs. Swasta di Jakarta Timur, dimana program ekstrakurikuler robotic ini menjadi unggulan dan sudah banyak menjuarai banyak lomba, baik nasional maupun internasional.


APA ITU EKSTRAKURIKULER ROBOTIC? 


Peralatan Membuat Robot - Sumber: Anatta Sannai

Ekstrakurikuler Robotic adalah kegiatan belajar mengajar robotika yang dilakukan di dalam maupun luar sekolah dengan pengajar internal maupun eksternal sekolah.

Menurut Anatta Sannai, M.Pd., yang merupakan pembina ekstrakurikuler robotic di  Yayasan PKP Jakarta Islamic School, dalam ekstrakurikuler robotic ini anak akan diajarkan:

1. Desain
Merancang bentuk robot yang akan diwujudkan menjadi sebuah prototipe.

2. Merakit
Merakit robot sesuai dengan desain yang telah dibuat.

3. Programming
Melakukan programming untuk mengubungkan robot dengan sistem sehingga robot dapat bergerak (hidup).


MANFAAT BELAJAR ROBOTIC

Dari pemaparan kegiatan di atas dapat disimpulkan bahwa belajar robotic sangat bermanfaat untuk:

1. Merangsang berpikir sistematis dan terstruktur dalam menyelesaikan sebuah masalah.

Melatih Cara Berpikir - Sumber: Dokumen pribadi


2. Meningkatkan kemampuan motorik halus pada anak.

Melatih Motorik Halus - Sumber: Dokumen pribadi

3. Meningkatkan ketrampilan imajinasi dalam mendesain sebuah robot, karena dalam merancang robot perlu kreativitas.

Melatih Fokus - Sumber: Dokumen pribadi

4. Melatih kerjasama dalam kelompok dan meningkatkan kepercayaan diri, menerima dan menghargai pendapat orang lain serta berani menyatakan atau menampilkan ide kreatifnya.

Kerja Tim Program, Desain, Serta Merakit - Sumber: Dokumen pribadi

5. Melatih kesabaran dan ketekunan dalam membuat suatu proyek.

Sabar dan Tekun - Sumber: Dokumen pribadi

Kegiatan Ekstrakurikuler Robotic MTs. PKP Jakarta Islamic School

Hari ini, 24 Agustus 2022, alhamdulillah saya berkesempatan untuk melihat secara langsung kegiatan ekstrakurikuler robotic di MTs. PKP Jakarta Islamic School setelah dua tahun vacum karena pandemi. Kegiatan ekskul robotic hari ini dihadiri oleh Ketua 2, Wakil Ketua Umum, dan Sekretaris Umum Yayasan PKP.

Pembukaan Ekstrakurikuler Robotic MTs. PKP JIS - Sumber: Dokumen Pribadi

Kegiatan ekstrakurikuler robotic ini, mendapat dukungan penuh baik dari pihak  sekolah (MTs.) maupun Yayasan, serta orang tua murid. 

Yayasan PKP juga memberikan dukungan penuh dengan memberikan ruang kegiatan yang nyaman, serta berbagai sarana lainnya.

Prestasi Ekstrakurikuler Robotic MTs. PKP Jakarta Islamic School

Prestasi bidang robotic MTs. PKP JIS - Sumber: Website MTs. PKP JIS - http://www.mtspkpjis.sch.id/


Telah banyak prestasi yang didapatkan dari ekstrakurikuler robotic MTs. PKP Jakarta Islamic School, di antaranya:

2010   Technical Awards, Creative Robot (Positive Water Robot), IRO, Australia (Andini Fadhillah, Naura Nabila, Yulia Angreyni, Nando Saputra, Alvin Refaldy, Anggara, M Qastari, M Hadyan dan Hasna Hamidah).

Sumber: Website MTs. PKP JIS - http://www.mtspkpjis.sch.id/

2020   Gold, (Amphibi Solar Vehicle), WRP, Malaysia (Ghifari)
            Silver (Analog Robot/Maze Solving)

Sumber: Website MTs. PKP JIS - http://www.mtspkpjis.sch.id/

2017   Gold, (Analog Mobile Robot), IRTC, Malaysia (Sultan dan Dipa)
           Silver, School Robot Competition (Irfan dafi dan Faisal)
           Bronze, Micro Robot (nouval, bima dan rafi)
           Nominator, Sumo Robot, SRG, Singapore (Sultan, Dipa Irfan dan faisal)
           Silver, School Robot Competition (Nouval, rafi dan bimal)
           Silver, Amphibi , ISEF (International Sains Engenering Festival), 
           Indonesia(Syahwa dan irfan)
           Silver, Brick Speed (Ulfa dan safira)
           Bronze, Humanoid rescue (Rafli dan Ikhsan)
           Bronze, Aerial robot, (Jesica dan rangga)


Sumber: Website MTs. PKP JIS - http://www.mtspkpjis.sch.id/

Prestasi ekstrakurikuler robotic MTs. PKP Jakarta Islamic School selengkapnya dapat diakses di sini 

Dalam waktu dekat ini, Club Robotic MTs. PKP Jakarta Islamic School akan menyelenggarakan Robotic Camp dan mengikuti Kejurda Robotic di Blitar.

Melanjutkan Jenjang Pendidikan yang Lebih Tinggi Melalui Prestasi Robotic



Belajar robotic
Sumber: Dokumen pribadi

Dengan prestasi yang dimiliki dari ekstrakurikuler robotic ini, anak-anak dapat melanjutkan jenjang sekolah yang lebih tinggi melalui jalur prestasi.

Jurusan Teknik Elektro, Teknik Informatika, serta Teknik Industri dapat menjadi pilihan untuk melanjutkan jenjang pendidikan S1 maupun S2.

Nah, ternyata keren dan bermanfaat ya kegiatan ekstrakurikuler robotic. 

Anak, diumpamakan sebagai aset termahal yang dianugerahkan Tuhan kepada orang tua. 

Semoga ulasan ini dapat membantu para orang tua untuk memilih kegiatan yang dapat mengembangkan bakat, kecerdesan, dan kreativitas bagi putra putri tercinta.
Kadang kita sebagai orang tua suka mengeluhkan anak - anak kita, males lah, suka pura - pura ga denger lah kalau disuruh sampai ga selesai - selesai dalam mengerjakan sesuatu yang pada setiap kejadian akan berakhir dengan kemarahan orang tua kepada anak. Atau membandingkan satu anak dengan anak yang lainnya.
 
Familiar dengan kata – kata ini :
- Gimana sih, kok ngerjain soal itu aja ga bisa !!
- Duh, lambat banget sih kamu makannya !!
- Iihhh..., dari tadi disuruh aja susah banget!! Atau
- Gitu aja ngeluh capek, apalagi mama / papa yang kerja seharian, emangnya ga capek ?
- Kakak aja bisa kok kamu ga bisa ?
 
Atau pernah merasa anak - anak tidak bisa memenuhi apa yang kita minta mereka untuk mengerjakannya ? Let’s see kenapa mereka tidak bisa memenuhi atau menyelesaikan yang kita minta, apakah tuntutan kita sebagai orang tua terlalu banyak ? A, B, C, D.... blablabla sehingga mereka kesulitan untuk memenuhi semua nya ?
 
Bernahkan berfikir bagaimana perasaan mereka dengan apa yang kita katakan tersebut ? atau pernahkan kita memposisikan diri di posisi mereka sehingga kita paham bagaimana perasaan mereka tersebut ?
Sudah seharusnya kita sebagai orang tua bersabar dalam proses tumbuh mereka menjadi dewasa. Yuuupppp…. ANAK itu BUKAN - MINIATUR ORANG DEWASA. Mereka adalah anak..., dengan fisik anak, cara berfikir anak, tenaga anak, kemampuan anak... Mereka bukanlah Miniatur Orang Dewasa. 
 
Setiap orangtua memang memiliki ciri khas dalam mendidik anak-anaknya yang nantinya anak-anak tumbuh menjadi orang dewasa yang khas dari hasil didikan para orangtuanya. Dan setiap orangtua pastinya menginginkan anaknya tumbuh cerdas, pintar dan hebat. Tapi,,, untuk menjadikan anak yang tumbuh cerdas, pintar dan hebat juga harus ada pengasuhan, pendidikan dan suri tauladan yang tepat. 
 
Lalu orang tua memilihkan sekolah di tempat yang paling favorit, anaknya dapat berprestasi baik tapi kemudian sulit bersosialisasi. Bukannya percuma saja pintar tapi bermasalah dengan hubungan sosialnya? Kemudian lagi ada juga orangtua yang merasa pintar dan sukses kemudian kecewa karena anak-anaknya tidak ada yang menirunya. Nah,, kalo yang ini bagaimana?? 
 
Jadi, kalau ada anak yang bermasalah coba evaluasi kembali bagaimana pengasuhan orangtuanya, atau lingkungannya, atau tingkat kemampuan anaknya.
 
Orang tua harus menyadari bahwa setiap anak punya hak, kesukaan, punya kemampuan, dan punya cara berpikir sendiri. Li kulli Ro’sin Ro’yun yang artinya setiap individu punya ide atau pendapat. Anak – anak pun memiliki keinginan sendiri. Pernah terbayang sebuah keluarga besar dengan anak berjumlah seperti kesebelasan ? Pastinya orang tua akan banyak menghadapi berbagai macam karakter dari anak – anak nya tsb.
 
Bermusyawarah sejak dini, kenapa tidak ? bisa banget mengajarkan anak – anak untuk bermusyawarah sejak dini. Inshaa allah itu yang saya lakukan, mulai dari mengungkapkan pendapatnya kemudian orangtua yang memfasilitasinya. 
 
Jangan pernah memaksakan kehendak orang dewasa pada anak terkecuali untuk masalah ibadah atau untuk hal kebaikan. Untuk ibadah atau kebaikan juga dengan menggunakan cara yang halus dan mudah dipahami oleh anak tanpa harus ada kekerasan. Karena jika sejak kecil sudah terbiasa mendapatkan cara yang keras, maka anak juga akan tumbuh dengan watak yang keras. Sebaliknya,,, anak terlalu dimanja juga akan tumbuh menjadi anak yang lemah dan manja. Masukan sifat Ar Rahman Ar Rahim dalam pengasuhan anak.
 
Ingat yah parents , ANAK BUKAN MINIATUR ORANG DEWASA.. Semoga kita para orang tua khususnya ibu dapat membimbing anak – anak kita menjadi anak yang baik. Buat calon orang tua semoga tulisan ini bermanfaat untuk menambah wawasan. Wallahu a’lam bissowab.
Dedicated untuk all mom-dad, to be. Especially working parents.

Lovhana ( 4th ) beberapa waktu yang lalu mengalami perubahan perilaku
drastis, dari yang sebelumnya ceria menjadi pemurung, jadi lebih mudah marah, membangkang dan yang terakhir yang membuat kami serumah kewalahan dia jadi suka mengamuk. Pernah suatu siang aku terpaksa izin dari kantor karena ditelpon rumah yang mengabarkan Lovhana ngamuk, dan tidak ada yang bisa mendinginkannya. Juga di hari yang lain aku terpaksa izin karena mendapat kabar dari sekolah kalau dia menangis terus. Bukan hanya itu saja, dia tidak pernah lagi mau ikut jemputan, dan jika diantar kesekolah terus merengek untuk ditunggui bahkan sampai harus masuk ke dalam kelasnya.

Ada apa dengan anakku ? Aku mencoba mencari referensi psikolog anak untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Karena belum mendapat yang ”sreg” aku coba investigasi apa sebenarnya yang sedang dialami anak ku. Dan inilah dua case yang aku temukan :

1. Masalah terbesarnya ada sang Adik. Dia merasa tersingkir sejak
kehadiran adiknya.
2. - Mbak baru ( masuk April 09 ) yang mengasuhnya ternyata suka
marah–marah kepadanya. Sebelumnya aku tidak mengganggap terlalu
serius karena memang mbak barunya itu mempunyai jenis suara yang
lantang, jadi terdengar seperti berteriak. Namun ternyata dia
memanfaatkan suara lantangnya itu untuk mengintimidasi anak ku
setiap kali dia susah diatur ( untuk makan, mandi ataupun main ).
- Mbak barunya sementara menemani anakku selalu bertelp ria dengan
hp ( itu sih judulnya ga nemenin kali yah ) sehingga anakku merasa mbak
nya tidak care alias dicuekin.
- Setiap kali menonton ( aku pake Indovision ) anak ku yang harus selalu
mengikuti acara yang ingin di tonton oleh Mbak nya ( akhirnya parental
lock aku aktifkan ).

Sesal tiada tara yang kurasakan, marah dan kecewa pada diriku sendiri. Bagaimana bisa aku, ibunya, tidak peka dalam melihat hal – hal yang membuat anak ku terluka.

Iseng sambil tidur – tiduran di kamar, aku aja dia ngobrol. Sambil coba liat physically apa ada tanda – tanda biru cubitan atau memar lain. Cukup kaget juga karena selain beberapa di kaki aku menemukan memar bekas cubitan di tangan kanan, pada saat inilah akhirnya kutemukan masalah ketiga. Walaupun agak lama mengorek cerita dari putriku ( she’s kinda difficult to express her feeling just like her father hehehe ).

Manda : Kenapa sih kak tangannya, cerita dong sama manda. Oooo
manda tau, pasti dicubit ya sama kakak Kinder.Lovhana : Emangnya manda liat, koq manda tau ?Manda : Manda ga liat sih, cuma tebak2 aja. Tapi pasti dicubit anak
kinder kan ? betul kan tebakan manda ?Lovhana : Iya ( sambil ragu2 menjawab ), dicubit sama Pamela anak Kinder B.Manda : Emang kk salah apa, koq dicubit ? dicubit di jemputan emangnya ?Lovhana : ya ga salah apa – apa, bukan dijemputan Manda, lagi main
biasa aja di sekolah.Manda : Kk bilang ms Rina ?
Lovhana : Engga’, aku Cuma bilang ke Fira ( temen deketnya ). Trus
kata Fira “jangan cubit – cubit dong kan sakit”Manda : Kk nangis ?Lovhana : Engga.
Manda : Ya udah, manda coba telp mama nya Fira ya. Nanti manda
bilang ms Rina juga, ga apa2 kan ? biar kk ga dinakalin lagi.Lovhana : ya udah ga apa2.

Hasil cross check dengan mama nya Fira sama dengan cerita anakku, aku langsung telpon ms/teacher nya dan menceritakan kejadiannya serta meminta bantuan supaya segera diselesaikan masalahnya. Rupanya masalah ketiga inilah yang membuatnya tidak mau ikut antar jemput.

Luka hatiku semakin parah, pada saat dia membutuhkan bantuan dan perlindungan dariku dia tidak bisa segera mendapatkannya and i have to pay very expensive (tak tergantikan oleh apapun ) atas efek psikologis pada anakku. Esok paginya ms nya menelpon ku dan berkata kalau anak kinder tersebut sudah dipanggil ( ada Lovhana dan kep sek juga ) dan dia mengakui kalau dia mencubit anakku. Alasan gemes ( duh kira – kira aja dong ya kalo gemez. Memarnya sih ga bisa dipercaya kalo cuma gemes ). Dia juga sudah minta maaf pada anakku dan berjanji tidak akan mengulangi nya lagi. Aku sharing hasilnya dengan mama Fira dan ternyata anaknya juga pernah dimarah – marahin sama si anak kinder B itu.

Karena masalah ini juga aku dan suami sempat cekcok via telp, tapi ya sudahlah tidak ada gunanya saling meyalahkan. Ini adalah konsekuensi dari jalan yang sudah kami pilih. Hanya satu yang aku tegaskan bahwa figur ayah tak tergantikan, memang kita mencari penghasilan untuk mereka, namun jika yang dicarikan tidak bahagia, merasa kesepian dan kurang kasih sayang, untuk apa mencari jauh – jauh hiks. Aku juga utarakan pada suamiku bahwa tidak mudah menjalani peran sebagai ayah dan ibu sekaligus. Aku mohon maaf kalau ternyata aku tidak bisa menjalaninya kedua peran tersebut dengan sempurna.

Penyelesaian masalah :

Case pertama : masalah berbagi perhatian dengan sang adik.
Karena Senin – Jum’at aku di kantor brangkat jam 7 pagi pulang jam 20 malam. Kunaikkan intensitas untuk mengobrol dengannya di telepon dari yang tadinya 1x sehari menjadi 2 – 3 kali dalam sehari. Tidak bosan memberi pengertian padanya kalau kakak – adik harus saling menyayangi dan berbagi. Melibatkannya dalam pengasuhan lebih banyak dari biasanya ( dari 20% menjadi 50% ) dengan cara menjaga adiknya tidur, kasih susu ke adiknya dan memegangi botol susunya, ikut menyiapkan air mandi adiknya, jalan – jalan pagi ( diluar jadwal sekolah (Senin,Rabu,Jum’at) ) dan sore , bermain sama – sama.

Waktu untuk nya full di hari Sabtu ( antar ballet,jalan – jalan, main game, main ke mall,makan b2 dll) just us. Dan sudah disepakatan oleh si kk Minggu is my full time untuk adik J

Rewards kecil buat kakak kalau bisa sikat gigi dan mandi sendiri, berpakaian dan melepas baju sendiri,makan sendiri dan lainnya. Atas kemandirian yang sudah dilaksanakannya hadiah kesukaannya adalah sticker ( sampe akhirnya beli buku sticker ) effective enough so far *glad* J

Case kedua : Masalah dengan Pengasuhnya.
Yang ini ga pake basa – basi lagi, langsung aku pulangin. Emang sih dia nyesel tapi yah ngapain juga nyimpen penyakit. Walaupun susah cari gantinya aku harus bisaaa…. :D
Lagian tiap kali ditanya : “mau ga tetep sm mba ?” jawabnya “ ga ah, aku ga sayang sama mbak!!”. Waktu pulang sih cukup mengharukan, anakku cukup dewasa dan legowo untuk “memaafkan” mbak nya. Dia sempat bilang “hati – hati ya mbak di jalan” sambil tersenyum manis dan melambaikan tangan kepada ex mbak nya tersebut ( good work my princess ).

Case ketiga : Masalah dengan teman Kinder B
Rewards besar untuknya kalau dia sampai dengan akhir tahun ajaran bersedia ikutan antar jemput lagi ( minta aquarium imitasi, yang pake colokan listrik itu lho.. yang ikannya bisa kayak jalan2 gitu ). Sekaligus mengajarkankan padanya untuk mengatasi masalah diluar rumah dan rasa takutnya pada orang lain.

Alhamdulillah, sejauh ini terlihat banyak perkembangan positif. Sepertinya rencana bertemu psikolog anak untuk sementara waktu ku urungkan saja dulu. Aku optimis, I’m sure I can fix this, and I realize the one she need is her mother.... it is me.. :)

*maafkan manda karena kurang perhatian sama kamu ya kak*
Orang tua mana sih yang tidak akan bingung dan sedih ketika buah hati tercinta sakit. Pastilah kita akan berusaha sebaik mungkin untuk melakukan hal-hal yang dapat meyembuhkannya. Apapun akan dilakukan,bahkan kalau mungkin kita akan memohon agar bisa bertukar tempat dan menanggung penyakitnya, seperti posting ku yang lalu saat si cantik sakit... sekedar pilek pun pasti orang tua akan merasa sangat cemas akan si buah hati tercinta apalagi kalau harus sampai menjalani perawatan di RS dan melihat si kecil dengan selang infus di tangannya.

Aku jadi teringat seorang teman kantor yang buah hatinya mengalami kecelakaan. Putri nya akan berulang tahun ke 4 th saat itu, dan mengalami koma selama beberapa hari di ICU RS St. Carolus. Ketika aku dan beberapa orang teman menjenguk terlihat si kecil yang terkulai dengan kedua tangannya terikat di sisi kiri-kanan tempat tidur. Juga selang di kepala dan mulutnya. Sang ibu yang selalu setia berada disampingnya yang ketika kami temui mecoba memberikan senyuman ramah kepada kami, namun sinar mata kesedihan nya tidak dapat ditutupi. Saat itu juga tak dapat ku tahan air mata ku melihat anak sekecil itu sudah harus menanggung penderitaan . Membayangkan buah hatiku yang ada di tempat itu.

Juga seorang rekan di kantor yang buah hatinya saat ini sedang menjalani rawat inap di salah satu rumah sakit ibu dan anak. Umurnya sekitar 1 th 7 bln namun sudah dua kali menjalani rawat inap dan rawat inap yang ke dua ini dimulai sejak tgl. 19 Februari 2006 hingga saat aku menulis posting ini belum ada berita bahwa si kecil nya akan segera keluar dari RS.

Atau seorang bayi mungil yang sejak lahir sudah mengalami cedera di kepala nya akibat kecerobohan dari orang yang menolong persalinan sang ibu. Yang menyebabkan ia harus menghabiskan bulan pertamanya di ICU bayi dengan alat yang di tempelkan di seluruh tubuhnya untuk memantau perkembangannya.

Lalu bagaimana dengan orang tua yang membuang bayi atau tidak mau mengakui anaknya atau bahkan melakukan penyiksaan terhadap sang buah hati...?

Hanya orang gila dan orang yang tidak memiliki hati nurani yang melakukannya, orang yang tidak bersyukur sehingga tidak sadar betapa buah hati itu anugerah terindah yang diberikan oleh Yang Maha Kuasa. Yang harus kita lindungi dan cintai sebaik mungkin. Karena kita akan dimintai pertanggungan jawab oleh Nya kelak.

Untuk para orang tua dan yang akan menjadi orang tua. Rasakanlah getaran itu, rasakan degub jantung ketika membayangkan akan buah hati kita. Berharap melihatnya sehat dan tumbuh. Rasakan cinta dan sayang itu mengalir di seluruh tubuh kita. Hasrat untuk terus mencurahkan segala hal yang kita miliki, untuk membimbingnya, bermain bersamanya, berbagi hari dan keceriaan bersama.

Untuk semua buah hati yang sedang sakit semoga cepat diberikan kesehatan dan semoga yang sehat dapat menjalani hari-harinya dengan ceria, semoga kita semua dalam lindungan dan berkahnya ,dan semoga kita termasuk dalam golongan orang-orang yang bersyukur atas nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT.

Comments :

1. Mami Rafi ; 2006-04-13 12:34:28
Untuk semua buah hati yang sedang sakit semoga cepat diberikan kesehatan dan semoga yang sehat dapat menjalani hari-harinya dengan ceria, semoga kita semua dalam lindungan dan berkahnya ,dan semoga kita termasuk dalam golongan orang-orang yang bersyukur atas nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT.

2. aisyah ; 2006-03-13 09:53:19
buat mandanya cantik, tks ya udah guidance aku buat blog sendiri...tks buanget, kamu udah memberiku inspirasi... buat cantik...cepet gede tambah cantik dan sehat ya.... kapan ke kampus? dibawa ya... (kapan skripsi kelar euy...kok jadi malas begini ya????)

3. emaknya kei ; 2006-03-09 07:04:09
alow cantik...

tengkyu yah dah mampir ke blognya Kei:) sering2 mampir ya moms biar rame he...
pakabarnya niy si cantik... ayo dunk update lagi kekekkekkkk....

Salam buat si cantik dari Kei muuuuuaaahhhhh....

4. Mama Nikki ; 2006-03-01 13:26:06
Hai.... cantik. Met kenal dari Nikki yach. Ih, panggilannya cantik, kayak kakak sepupu Nikki, panggilannya juga cantik! :D

5. qper ; 2006-03-01 09:40:41
Walaupun sulit usahakan jangan bersedih, karena saat sedih tanpa sadar kita sedang melakukan penolakan atau kecewa atas apa yang sudah ditentukan oleh-NYA. Sabar aja, semua pasti ada hikmahnya...

6. qper ; 2006-03-01 09:39
Walaupun sulit usahakan jangan bersedih, karena saat sedih tanpa sadar kita sedang melakukan penolakan atau kecewa atas apa yang sudah ditentukan oleh-NYA. Sabar aja, semua pasti ada hikmahnya...

7. Bunda Darell ; 2006-02-24 03:59:32
iyak kalo sakit jadi gak bisa diajak jalan-jalan :p. Yang pasti kalo anak sakit, orang tua mana yang gak sedih dan orang tua mana yang gak teler (ikut begadang bo!!!) :p. mudah-mudahan acara besok kita sukses yak, alias si kunyil-kunyil kita sehat. Amien...

8. Titi ; 2006-02-23 09:29:09
Kata2 Manda diatas sungguh menggugah hatiku untuk cepat2 mempunyai seorang buah hati, hihihi. Saat ini aku sudah mempunyai 2 org buah hati walaupun dia cuma buah hati dr kakakku, tapi aku sangat menyayangi mereka berdua, ( Rendy, Nadira )

ntuk si Cantik, jangan sering2 sakit ya, khan kasihan Panda dan Manda nya. ( eyang uti nya juga ya ? ) kelupaan. Cup2wow wat si Cantik........
Older Posts Home

AUTHOR

My photo
Haning Arum S.
Ibu tiga anak yang mempunyai latar belakang beragam. Merintis beberapa usaha dan memulai pekerjaan sebagai editor pada tahun 2016 lalu. Tinggal di Cibubur Jakarta Timur. Saat ini, mempunyai kegiatan sebagai MomPreneur, penulis, editor, makeup artist dan menjadi mentor di kelas-kelas menulis dan makeup.
View my complete profile

FOLLOW MY FACEBOOK PAGE

POPULAR POSTS

  • Mengatasi Morning Sickness dengan Hipnoterapi dan Menjaga Pola Makan
    Sumber: Dokumen Pribadi "Selamat, Anda hamil!" Wow, berjuta rasanya ketika dokter mengatakan hal tersebut kepada Moms dan suami a...
  • Membangun Kecerdasan dan Kreativitas Anak Lewat Ekstrakurikuler Robotic
    Membangun Kecerdasan dan Kreativitas Anak Lewat Ekstrakurikuler Robotic - Sumber: Anatta Sannai Kecerdasan dan kreativitas seora...
  • Yayasan PKP JIS Cetak Generasi Emas Bangsa Lewat Kegiatan Robotik
    Piala Kejuarnas Bllitar Tim Robotic MTs. PKP JIS - Sumber: Dokpri  Perkembangan zaman saat ini menuntut masyarakat untuk dapat menyesuaikan ...
  • Survey TK Islam & Umum Cibubur Dsk - Part One
    Tiba waktunya untuk Manda cari2 TK untuk Kk, Karena Papanda nya ingin Kk dimasukkan TK Islam maka survey berikut sebagian besar adalah TK Is...
  • Ngopi Santai dan Nikmat Bersama Luwak White Koffie
    Everyday Coffee - Sumber: Dokumen Pribadi Siapa pecinta kopi di sini, tunjuk tangaaann ... :D Hai semua, kali ini Ibu sebagai co...
  • Info Kursus Menembak
    Info Kursus Menembak - Sumber: Lovhana Setelah sekian lama rencana ikutan latihan menembak tertunda, akhirnya  hari Sabtu lalu (...
  • Arti BIRADS Pada Pemeriksaan USG
    Sumber: Dokumen pribadi Beberapa bulan yang lalu, tepatnya di bulan Maret saya merasakan rasa cenut-cenut di kedua payudara hingga ketiak. A...
  • Dukung Literasi Anak, Yayasan PKP JIS Sediakan Perpustakaan yang Nyaman
    Dukung Literasi Anak - Sumber: Dokumen Pribadi Di antara orang tua pasti ada yang pernah mengeluhkan mengenai anaknya yang malas...
  • Lovhana's 4th B'Day
    Ultah si Kk ke 4 ini lebih banyak cerita sedihnya L pernak pernik ultah seperti cake dan goodybag yang rencananya akan digarap sendiri oleh ...
  • Tips Sukses Interview
      Tips Sukses Interview - Sumber: Dokumen pribadi Hai temans, pada kesempatan ini, saya ingin share sedikit tips untuk kalian yang mau menja...

Categories

  • All About Tumor & Cancer
  • Aneka Tips
  • Beauty and Makeup
  • Bisnis dan Keuangan
  • Books
  • Buku Emak Berbisnis
  • Digital Marketing
  • Fashion
  • Hukum
  • Human Resource
  • Indscript Creative
  • Info
  • Kehamilan
  • Kesehatan
  • Kesehatan Anak
  • Kisah Inspiratif
  • Kopi
  • Life Style
  • Lingkungan
  • Literasi
  • Manda Lovhana
  • Motivasi & Interpersonal Skills
  • My Bizz
  • My Stories
  • Olahraga
  • Papa
  • Parenting
  • Peluang Usaha
  • Pendidikan
  • Property
  • Sarasayu Books
  • Training/Seminar

Copyright © 2016 Ibu Berbagi Cerita. Created by OddThemes