Ibu Berbagi Cerita

Berbagi cerita dan pengalaman dalam kehidupan ....

Robotic Camp MTs. PKP JIS
Robotic Camp MTs. PKP JIS - Sumber: Dokpri

Tanggal 4-5 November lalu, MTs. PKP Jakarta Islamic menggelar Robotic Camp tahun ajaran 2021/2022 yang diikuti 30 orang peserta dari kelas 7 sampai kelas 9.

Robotic Camp sendiri merupakan program rutin yang diselenggarakan pada tiap tahun ajaran dari Ekstrakurikuler Robotic di MTs. PKP Islamic Jakarta School.

Club Robotic MTs. PKP JIS

Club Robotic MTs. PKP JIS
Club Robotic MTs. PKP JIS (CROJIS) - Sumber: Dokpri

Dikenal dengan CROJIS, merupakan nama club dari ekskul robotic di MTs. PKP JIS.

CROJIS menaungi siswa dan siswi MTs. PKP JIS mulai dari kelas 7 hingga kelas 9 dan mempunyai kegiatan pembelajaran rutin setiap hari Jumat, pukul 13-16.

"Jika anak-anak mempunyai project robot yang sedang dikerjakan atau butuh waktu lebih, mereka bisa menggunakan ruangan robotic untuk menyelesaikan project-nya," ujar Anatta Sannai, M.Pd. yang merupakan pembina dari ekskul robotic.

Baca Juga: Membangun Kecerdasan dan Kreativitas Anak Lewat Ekstrakurikuler Robotic


Robotic Camp MTs. PKP TP. 2021/2022

Dalam acara robotic camp yang dibuka oleh Sukarno, S.Pd. sebagai Kepala Madrasah, peserta camp diberikan pembekalan dan materi untuk dapat membuat Amphibi Solar Vehicle atau ASV.

Pembukaan Robotic Camp oleh Kepala Madrasah - Sumber: Dokpri

Materi yang diberikan pada robotic camp berasal dari pemateri baik intern maupun ekstern sekolah.

Materi pertama pada Jumat malam (4/11) diberikan oleh Anta Wijaya, S.Pd., guru robotic MTs. PKP JIS. Dalam materi pertama ini para peserta diminta untuk menuliskan motivasi dan harapan bergabung di ekskul robotic dan menjelaskannya di depan kelas.

Dilanjutkan oleh pemateri eksternal, yaitu mengenai printing 3D oleh Pak Wino dan materi mengenai oleh Kak Hanip.

Amphibi Solar Vehicle (ASV)

Amphibi Solar Vehicle
Hasil ASV - Sumber: Anatta Sannai

Perlengkapan Amphibi Solar Vehicle
Perlengkapan ASV - Sumber: Anatta Sannai

Pada hari berikutnya (5/11) pemberian materi dalam robotic camp dimulai jam 6 pagi oleh pembina ekskul robotic Anatta Sannai, M.Pd. mengenai desain robot.

Desain robot
Desain Robot - Sumber: Anatta Sannai

Desain Robot ASV
Desain Robot Arvel (8C) - M. Farrel (8B) - Abi (8B) - Sumber: Anatta Sannai

Setelah itu para peserta mulai diberikan materi mengenai ASV oleh pemateri eksternal Pak Komar yaitu pengenalan alat ASV, membuat ASV1 Modelling dan Cutting, Membuat ASV2 Soldering, Membuat ASV3 Electrical.

Mechanic Robotic
Merakit dan Mecanical (Arya 8C) - Sumber: Dokpri

Dilanjutkan ujicoba dan presentasi ASV yang telah dibuat.

ASV Track
ASV Track - Sumber: Anatta Sannai

Di akhir acara, diadakan pemberian apresiasi terhadap kelompok atau tim yang terbaik.

Apresiasi Tim Terbaik Robotic Camp
Apresiasi Tim Terbaik - Sumber: Anatta Sannai

"Antusiasme para peserta camp sungguh luar biasa, mereka semua bersemangat, tidak mengenal lelah bahkan meminta materi diberikan sebelum waktunya. Semoga acara robotic camp ini bermanfaat untuk menambah pengetahuan dan kreativitas para peserta dalam dunia robotic," imbuh Anatta Sannai, M.Pd. pada akhir acara robotic camp.

Baca Juga: Yayasan PKP JIS Cetak Generasi Emas Bangsa Lewat Kegiatan Robotik

Yayasan PKP JIS Cetak Generasi Emas Bangsa Lewat Kegiatan Robotik
Piala Kejuarnas Bllitar Tim Robotic MTs. PKP JIS - Sumber: Dokpri 

Perkembangan zaman saat ini menuntut masyarakat untuk dapat menyesuaikan diri dengan semua yang serba digital. 

Demikian halnya pada bidang pendidikan, baik orang tua maupun sekolah dituntut untuk dapat terus menyesuaikan diri dengan dunia digital dan tekhnologi. Untuk itu Yayasan PKP Jakarta Islamic School sebagai penyelenggara pendidikan dari jenjang Kelompok Bermain sampai Perguruan Tinggi ingin selalu ikut berperan serta dalam mencetak generasi emas bangsa. Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan kegiatan robotik yang dikemas dalam bentuk ekstrakurikuler.

Ekstrakurikuler Robotic PKP JIS


Ektrakurikuler robotic memang merupakan ekskul unggulan yang dimiliki oleh PKP JIS. Kegiatan ini diselenggarakan bagi peserta didik dari jenjang MI, MTs., hingga SMA.

Dalam kegiatan ekskul robotic ini, anak banyak diajarkan motorik halus, fokus, kesabaran, kreativitas, strategi, hingga kerja sama dalam tim.

Baca juga: Membangun Kecerdasan dan Kreativitas Anak Lewat Ekstrakurikuler Robotic

"Anak-anak yang mengikuti ekskul robotic ini kemudian akan diikutkan dalam kompetisi atau kejuaraan baik tingkat provinsi, nasional, maupun internasional," ujar Anatta Sannai, M.Pd. selaku pembina ekskul robotic PKP JIS.

Prestasi yang baru-baru ini didapatkan dari kegiatan robotik berasal dari Tim Robotic MTs. PKP JIS yang telah diberangkatkan pada tanggal 15 September lalu untuk mengikuti Kejurnas Robotik yang diselenggarakan di Kota Blitar Jawa Timur 17-18 September 2022.

Kejurnas Robotic Blitar
Tim Robotic MTs. PKP JIS - Sumber: Dokpri

Memborong Piala di Kejurnas Robotik Blitar


Pada Kejurnas Robotic Blitar yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Blitar bekerjasama dengan IRTC (International Robotic Training and Competion) Tim Robotic MTs. PKP JIS berhasil memboyong juara 1 untuk kategori Robot Soccer, juara 2 untuk Robot Sumo 500gram, juara 2 untuk Robot Line Follower, dan mengantongi juara 1 "The Best Strategy" untuk kategori Sumo 1kg.

Tim Robotic MTs. PKP JIS yang mengikuti Kejurnas Robotic Blitar terdiri dari 10 orang siswa dan siswi kelas 7, 8, dan 9 serta tiga orang pendamping yaitu Anatta Sannai, M.Pd. selaku pembina, Anta Wijaya, S.Pd. selaku pelatih dan Atjih, S.Pd. selaku pendamping tim siswi. 

Untuk memenuhi kategori lomba, tim dibagi menjadi:

1. Tim Robot Soccer
-Aryasatya Azka Putra P. dari Kelas 8C (Kapten Tim Soccer dan Mekanik)
-Arvel Ghailan Pangestu dari Kelas 8C (Programmer dan Pengendali)
-Yuan Faisal Hakim H. dari Kelas 7A ( Pengendali)
-Reyhan Alif Rafa dari Kelas 7A ( Pengendali)

Tim Robot Soccer MTs. PKP JIS
Tim Robot Soccer MTs. PKP JIS (dari kiri ke kanan: Reyhan, Arya, Faisal, Arvel) - Sumber: Dokpri

2. Tim Sumo 500 gram
-Shafira Maharani Wijaya dari kelas 9A (Ketua OSIS dan Kapten Tim Sumo 500gram)
-Yolanda Wisnu Salsabila dari kelas 8C (Pengendali)

Tim Robot Sumo 500gram MTs. PKP JIS
Tim Robot Sumo 500gram MTs. PKP JIS (kiri: Yolanda, kanan: Shafira) - Sumber: Dokpri

3. Tim Sumo 1kg
-Ghaisan Fadhailillah Ahza B. dari kelas 8B (Kapten Tim Sumo 2Kg, Programmer dan Pengendali)
-Alpha Rafi Pandya dari kelas 8C (Mekanik dan Pengendali)

Tim Robot Sumo 1Kg MTs. PKP JIS
Tim Robot Sumo 1Kg MTs. PKP JIS (kiri: Ghaisan, kanan: Alpha) - Sumber: Dokpri

4. Tim Line Follower
-M. Kaisar Sannai dari kelas 7A (Kapten Tim Line Follower)
-Axl Alfa Al-Jabar dari kelas 7C (Pengendali)

Tim Robot Line Follower MTs. PKP JIS
Tim Robot Line Follower MTs. PKP JIS (kiri: Axl, kanan: Kaisar) - Sumber: Dokpri

Pada saat latihan jarak jauh Jakarta - Blitar, Arya sang kapten tim soccer membuat kejutan dengan berhasil menjalankan robot yang berada di Blitar dari Jakarta.

"Arya berhasil me-remote robot yang posisinya ada di Blitar dan itu sangat luar biasa," ujar Anatta Sannai ketika menceritakan persiapan tim dalam latihan sebelum keberangkatan ke Blitar.

Perolehan ini merupakan prestasi yang sangat membanggakan bagi Yayasan PKP JIS, MTs., dan orang tua. 

Baca juga: Tim Robotic MTs. PKP JIS Borong Piala di Kejurnas Robotic Blitar

Menurut Anatta Sannai selaku pembina club robotic, tim ini direncanakan akan kembali mengikuti kejuaraan robotic pada awal tahun di Thailand yang disebut-sebut akan diikuti ribuan peserta dari seluruh dunia.
Penyambutan Kepulangan Tim Robotic MTs. PKP JIS
Penyambutan Kepulangan Tim Robotic MTs. PKP JIS - Sumber: Dokpri

Yayasan PKP JIS Berusaha Mencetak Banyak Generasi Emas


Pada acara penyambutan kepulangan Tim Robotic MTs. PKP 18 September lalu di Gedung Yayasan PKP JIS, Wakil Ketua Umum Yayasan PKP, H. Sukesti Martono, M.A. menegaskan kembali, hendaknya para peserta yang telah mendapatkan prestasi jangan berpuas hati sampai di situ saja. 

Sebagai generasi emas penerus harus mampu terus meraih banyak prestasi agar masa depan bangsa ini gemilang.

"Kalian harus tahu, what you want to be and why? Ketika sudah bisa menjawab pertanyaan tersebut maka akan lebih mudah untuk memetakan masa depan," imbuh H. Sukesti Martono, M.A, dalam sambutannya untuk Tim Robotic MTs. PKP JIS.
Wakil Ketua Umum Yayasan PKP JIS H. Sukesti Martono, M.A. - Sumber: Dokpri

Turut hadir dalam acara penyambutan kepulangan Tim Robotic MTs. PKP, Ketua Badan Pengawas Yayasan PKP-H. Andi Mappaganty, Sekretaris Yayasan PKP-Dr. Tongato Atmowinoto, M.Si., Kepala MTs. PKP JIS-Sukarno, S.Pd., Pembina Club Robotic-Anatta Sannai, M.Pd., serta orang tua murid dari Tim Robotic MTs. PKP JIS.

Yayasan PKP JIS akan selalu memberikan dukungan dan berperan serta dalam mencetak generasi emas bangsa, salah satunya melalui kegiatan robotic ini.

Baca juga: Dukung Literasi Anak, Yayasan PKP JIS Sediakan Perpustakaan yang Nyaman
Dukung Literasi Anak, Yayasan PKP Sediakan Perpustakaan yang Nyaman
Dukung Literasi Anak - Sumber: Dokumen Pribadi

Di antara orang tua pasti ada yang pernah mengeluhkan mengenai anaknya yang malas membaca.

Saya, adalah salah satu di antara banyak orang tua di luar sana yang mengeluhkan mengenai anaknya yang malas membaca.

Sebenarnya seperti apa pentingnya literasi sejak dini dan bagaimana tips untuk menumbuhkan kecintaan terhadap dunia literasi? Simak, yuk tulisan berikut ini.

URGENSI LITERASI DINI


Literasi Sejak Dini
Dukung Literasi Anak - Sumber: Dokumen Pribadi

Literasi sejak dini merupakan hal yang sangat berpengaruh dalam pendidikan. Hal ini membutuhkan perhatian khusus, baik orang tua sebagai madrasah pertama bagi anak-anak di rumah dan pendidik, untuk meningkatkan atau membiasakan anak untuk gemar membaca.

Dengan rajin membaca, maka anak akan lebih berwawasan serta mudah memahami aneka pelajaran yang dijarkan di sekolah.

Membaca juga akan membentuk pola pikir yang positif, sehingga anak-anak akan menjadi generasi penerus bangsa yang cerdas.

Dilansir dari gatra.com, bahwa mayoritas warga Jakarta, yakni 70%, hanya bisa membaca teks singkat dan kosakata dasar, sedangkan 60% punya kemampuan berhitung rendah. Kondisi ini menggambarkan pendidikan Indonesia yang tertinggal 128 tahun. 

Ketertinggalan pendidikan Indonesia itu berdasarkan hasil survei Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) yang beranggotakan 38 negara pada 2016.

Riset itu menunjukkan kurang dari 1% orang di Jakarta usia 16-65 tahun yang memiliki kompetensi membaca dan berhitung tingkat tinggi. Selain itu, hanya 5,4% orang dewasa Jakarta yang dapat memahami teks panjang dibanding 35,4% rerata warga negara OECD lain.

Jika di Jakarta saja sebagai Ibukota Indonesia yang akses dalam bidang pendidikan terbilang sangat mudah hasil survey-nya seperti itu, bagaimana dengan kota-kota lainnya di seluruh Indonesia?

CARA AGAR ANAK GEMAR MEMBACA SEJAK DINI


Literasi Anak Sejak Dini
Dukung Literasi Anak - Sumber: Dokumen Pribadi

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan oleh orang tua agar anak menyukai literasi sejak dini, antara lain:
1. Menjadi contoh bagi anak.
2. Membacakan buku untuk anak sejak kecil.
3. Mengajak anak ke perpustakaan.
4. Mengajak anak ke toko buku.
5. Jadikan buku sebagai teman serta sahabat.
6. Memahami minat baca anak.
7. Menyediakan bahan bacaan di rumah.
8. Menyediakan tempat yang nyaman untuk membaca.

YAYASAN PKP JIS, DUKUNG LITERASI DENGAN PERPUSTAKAAN YANG NYAMAN DAN LENGKAP


Perpustakaan Sekolah yang Nyaman
Perpustakaan Yayasan PKP JIS - Sumber: Dokumen Pribadi

Salah satu bentuk dukungan sekolah terhadap literasi yaitu dengan menyediakan perpustakaan bagi anak didiknya. 

Pojok Sastra
Pojok Sastra Yayasan PKP JIS - Sumber: Dokumen Pribadi

Perpustakaan yang nyaman dan lengkap, tentunya akan sangat mendukung anak untuk menyukai literasi di sekolah. 

Dari begitu banyak perpustakaan sekolah yang saya kunjungi, salah satu perpustakaan nyaman yang saya jumpai (selain Perpustakaan Nasional yang tiada banding tentunya 😍), adalah milik YAYASAN PKP JIS yang berlokasi di Jl. Raya PKP, Kecamatan Ciracas Jakarta Timur. Ruangan perpustakaan yang disediakan sangat nyaman dan mendukung anak didik untuk betah berada berlama-lama di perpustakaan, baik untuk membaca atau belajar.

Perpustakaan tersebut juga dapat digunakan untuk membuat seminar kecil.
Ruang Belajar Perpustakaan Yayasan PKP JIS
Ruang Perputakaan Yayasan PKP JIS - Sumber: Dokumen Pribadi

Selain itu juga disediakan ruang khusus untuk anak TK Dan MI membaca. Diatur dengan karpet agar anak merasa nyaman berada di perpustakaan.
Ruang Baca Anak TK dan MI
Ruang Baca untuk TK dan MI Yayasan PKP JIS - Sumber: Dokumen Pribadi

Tidak tanggung-tanggung, ruang untuk meeting pun disediakan di dalam perpustakaan.
Ruang Meeting Perpustakaan Yayasan PKP JIS
Ruang Meeting Perpustakaan Yayasan PKP JIS - Sumber: Dokumen Pribadi

Dengan menyediakan fasilitas perpustakaan yang nyaman, YAYASAN PKP JIS telah ikut serta dalam mendukung kemajuan dalam literasi anak.

Mari bersama-sama kita ciptakan generasi emas untuk kemajuan bangsa Indonesia.

Baca Juga: Membangun Kecerdasan dan Kreativitas Anak Lewat Ekstrakurikuler Robotic

Membangun Kecerdasan dan Kreativitas Anak Lewat Ekstrakurikuler Robotic
Membangun Kecerdasan dan Kreativitas Anak Lewat Ekstrakurikuler Robotic - Sumber: Anatta Sannai

Kecerdasan dan kreativitas seorang anak akan berkembang seiring dengan bertambahnya usia serta wawasan yang dimiliki. Terlebih lagi di era saat ini, yang merupakan era tranformasi ke dunia digital.

Banyak cara untuk mengembangkan kecerdaaan dan kreativitas anak, salah satunya dengan kegiatan ekstrakurikuler robotic. 

Apa tuh ekstrakurikuler robotic? Ibu Berbagi Cerita akan mengulas kegiatan ekstrakurikuler robotic di salah satu MTs. Swasta di Jakarta Timur, dimana program ekstrakurikuler robotic ini menjadi unggulan dan sudah banyak menjuarai banyak lomba, baik nasional maupun internasional.


APA ITU EKSTRAKURIKULER ROBOTIC? 


Peralatan Membuat Robot - Sumber: Anatta Sannai

Ekstrakurikuler Robotic adalah kegiatan belajar mengajar robotika yang dilakukan di dalam maupun luar sekolah dengan pengajar internal maupun eksternal sekolah.

Menurut Anatta Sannai, M.Pd., yang merupakan pembina ekstrakurikuler robotic di  Yayasan PKP Jakarta Islamic School, dalam ekstrakurikuler robotic ini anak akan diajarkan:

1. Desain
Merancang bentuk robot yang akan diwujudkan menjadi sebuah prototipe.

2. Merakit
Merakit robot sesuai dengan desain yang telah dibuat.

3. Programming
Melakukan programming untuk mengubungkan robot dengan sistem sehingga robot dapat bergerak (hidup).


MANFAAT BELAJAR ROBOTIC

Dari pemaparan kegiatan di atas dapat disimpulkan bahwa belajar robotic sangat bermanfaat untuk:

1. Merangsang berpikir sistematis dan terstruktur dalam menyelesaikan sebuah masalah.

Melatih Cara Berpikir - Sumber: Dokumen pribadi


2. Meningkatkan kemampuan motorik halus pada anak.

Melatih Motorik Halus - Sumber: Dokumen pribadi

3. Meningkatkan ketrampilan imajinasi dalam mendesain sebuah robot, karena dalam merancang robot perlu kreativitas.

Melatih Fokus - Sumber: Dokumen pribadi

4. Melatih kerjasama dalam kelompok dan meningkatkan kepercayaan diri, menerima dan menghargai pendapat orang lain serta berani menyatakan atau menampilkan ide kreatifnya.

Kerja Tim Program, Desain, Serta Merakit - Sumber: Dokumen pribadi

5. Melatih kesabaran dan ketekunan dalam membuat suatu proyek.

Sabar dan Tekun - Sumber: Dokumen pribadi

Kegiatan Ekstrakurikuler Robotic MTs. PKP Jakarta Islamic School

Hari ini, 24 Agustus 2022, alhamdulillah saya berkesempatan untuk melihat secara langsung kegiatan ekstrakurikuler robotic di MTs. PKP Jakarta Islamic School setelah dua tahun vacum karena pandemi. Kegiatan ekskul robotic hari ini dihadiri oleh Ketua 2, Wakil Ketua Umum, dan Sekretaris Umum Yayasan PKP.

Pembukaan Ekstrakurikuler Robotic MTs. PKP JIS - Sumber: Dokumen Pribadi

Kegiatan ekstrakurikuler robotic ini, mendapat dukungan penuh baik dari pihak  sekolah (MTs.) maupun Yayasan, serta orang tua murid. 

Yayasan PKP juga memberikan dukungan penuh dengan memberikan ruang kegiatan yang nyaman, serta berbagai sarana lainnya.

Prestasi Ekstrakurikuler Robotic MTs. PKP Jakarta Islamic School

Prestasi bidang robotic MTs. PKP JIS - Sumber: Website MTs. PKP JIS - http://www.mtspkpjis.sch.id/


Telah banyak prestasi yang didapatkan dari ekstrakurikuler robotic MTs. PKP Jakarta Islamic School, di antaranya:

2010   Technical Awards, Creative Robot (Positive Water Robot), IRO, Australia (Andini Fadhillah, Naura Nabila, Yulia Angreyni, Nando Saputra, Alvin Refaldy, Anggara, M Qastari, M Hadyan dan Hasna Hamidah).

Sumber: Website MTs. PKP JIS - http://www.mtspkpjis.sch.id/

2020   Gold, (Amphibi Solar Vehicle), WRP, Malaysia (Ghifari)
            Silver (Analog Robot/Maze Solving)

Sumber: Website MTs. PKP JIS - http://www.mtspkpjis.sch.id/

2017   Gold, (Analog Mobile Robot), IRTC, Malaysia (Sultan dan Dipa)
           Silver, School Robot Competition (Irfan dafi dan Faisal)
           Bronze, Micro Robot (nouval, bima dan rafi)
           Nominator, Sumo Robot, SRG, Singapore (Sultan, Dipa Irfan dan faisal)
           Silver, School Robot Competition (Nouval, rafi dan bimal)
           Silver, Amphibi , ISEF (International Sains Engenering Festival), 
           Indonesia(Syahwa dan irfan)
           Silver, Brick Speed (Ulfa dan safira)
           Bronze, Humanoid rescue (Rafli dan Ikhsan)
           Bronze, Aerial robot, (Jesica dan rangga)


Sumber: Website MTs. PKP JIS - http://www.mtspkpjis.sch.id/

Prestasi ekstrakurikuler robotic MTs. PKP Jakarta Islamic School selengkapnya dapat diakses di sini 

Dalam waktu dekat ini, Club Robotic MTs. PKP Jakarta Islamic School akan menyelenggarakan Robotic Camp dan mengikuti Kejurda Robotic di Blitar.

Melanjutkan Jenjang Pendidikan yang Lebih Tinggi Melalui Prestasi Robotic



Belajar robotic
Sumber: Dokumen pribadi

Dengan prestasi yang dimiliki dari ekstrakurikuler robotic ini, anak-anak dapat melanjutkan jenjang sekolah yang lebih tinggi melalui jalur prestasi.

Jurusan Teknik Elektro, Teknik Informatika, serta Teknik Industri dapat menjadi pilihan untuk melanjutkan jenjang pendidikan S1 maupun S2.

Nah, ternyata keren dan bermanfaat ya kegiatan ekstrakurikuler robotic. 

Anak, diumpamakan sebagai aset termahal yang dianugerahkan Tuhan kepada orang tua. 

Semoga ulasan ini dapat membantu para orang tua untuk memilih kegiatan yang dapat mengembangkan bakat, kecerdesan, dan kreativitas bagi putra putri tercinta.
Boleh dibaca sampai selesai ..., jika berkenan 😊 

Bersliweran tulisan orang tua yang keberatan akan proses pembelajaran jarak jauh. Ada yang bersedia membayar dua kali lipat agar anaknya masuk sekolah lagi. Saya bergumam, "Wow, apakah bisa kesehatan anak diganti dengan uang?"

Ada juga komentar negatif lainnya, "Gurunya keenakan, tidak ada kerjaan!"

Dan saya tergelitik untuk menuliskan pendapat saya sebagai seorang ibu yang harus mendidik putra dan putri saya secara daring, juga sebagai seorang anak yang orang tuanya berprofesi sebagai guru dan dosen.

Saya awali dengan pertanyaan untuk diri sendiri dan para orang tua, "Sadarkah para orang tua sekalian, bahwa kita sedang membayar 'utang waktu' kita untuk mendidik anak-anak kita? Berapa waktu yang lebih banyak kita habiskan untuk urusan pekerjaan, rumah, dan bahkan sekedar kongkow bersama teman-teman?"

Pertanyaan selanjutnya adalah, "Sulit kan ternyata mendidik anak-anak? Tapi menuduh guru ga ada kerjaan? Oh no, jangan seperti itu."

Kemudian, "Tahukah para orang tua, kesulitnya pendidikan secara daring bukan hanya pada orang tua tetapi juga dialami pengajar sebagai pemberi materi?"

Pasti tidak pernah terbayangkan bagaimana sulitnya menjadi seorang pengajar/pendidik, ya?

Saya pribadi, yes, saya mengalami kesulitan dalam memandu atau membimbing anak-anak dalam pembelajaran daring. Terutama untuk putra saya yang usia SD. Saya banyak bertengkar, naik pitam, kesal, marah-marah dan sejenisnya yang membuat kepala bertanduk dan taring keluar.

Namun, saya melihat kedua orang tua saya yang sudah menjadi pengajar SMK dan Dosen selama 40 tahun. Saya melihat beliau berdua di usia 65 tahun diharusnya membuat materi belajar dengan slide (PPT), menggunakan aplikasi zoom, google meet, google class room sampai edmondo, bahkan membimbing  tugas akhir secara daring.

Ayah saya, tidak suka menggunakan gawai (HP), apa yang terjadi saat beliau dipaksa Direktur Akademi untuk menggunakan smart phone? Untuk membaca atau membalas pesan WhatsApp saja beliau selalu meminta bantuan saya atau anak saya yang SMA. Beliau mengeluh pusing, kemudian karena hal tersebut menyebabkan masalah kesehatan bagi beliau, tekanan darah (tensi) naik. Belum lagi beliau harus mengoreksi tugas-tugas  dan tulisan siswa secara daring, satu per satu dan itu banyak lho Bapak, Ibu. 

Untuk mata pelajaran Parasitologi saja, Ibu saya harus mengajar kelas 10, 11 dan 12 dan untuk video materi yang diberikan, para guru diwajibkan untuk membuat rekamannya di sekolah. Jadi tidak semudah itu juga bagi para pengajar untuk menyelenggarakan pengajaran online.

Kenapa sudah setua itu masih mau ngajar? Itu merupakan dedikasi seorang pengajar untuk terus memberikan/membagikan ilmu pengetahuan yang dimiliki secara terus menerus agar dapat bermanfaat bagi anak bangsa.

Mudah-mudah bisa membuka mata para orang tua yang saat ini sedang mengeluh. Bahwa, yang lelah bukan hanya orang tua saja tetapi juga para guru. Karena selain mengajar pun, guru juga harus mengurus keluarganya, sama seperti kita. 

Madrasah utama anak, ya di rumah, di bawah didikan orang tuanya. Tanggung jawab kita sebagai orang tua menjaga kesehatan dan memberikan pendidikan semaksimal mungkin untuk buah hati kita. Guru di sekolah merupakan pendukung sarana pendidikan untuk anak-anak kita. Jadi, cobalah  jangan selalu menunjuk ke luar tetapi lebih banyak ke dalam dan lakukan yang terbaik untuk anak-anak dan keluarga kita.

Bersabar, berusaha, teriring doa semoga pandemi Covid ini cepat berlalu dan semua orang bisa menjalani kegiatan seperti sediakala. 

Love,
Haning Arum S.
-Yang saat ini sedang menikmati masa mendidik anak di rumah-
Older Posts Home

AUTHOR

My photo
Haning Arum S.
Ibu tiga anak yang mempunyai latar belakang beragam. Merintis beberapa usaha dan memulai pekerjaan sebagai editor pada tahun 2016 lalu. Tinggal di Cibubur Jakarta Timur. Saat ini, mempunyai kegiatan sebagai MomPreneur, penulis, editor, makeup artist dan menjadi mentor di kelas-kelas menulis dan makeup.
View my complete profile

FOLLOW MY FACEBOOK PAGE

POPULAR POSTS

  • Mengatasi Morning Sickness dengan Hipnoterapi dan Menjaga Pola Makan
    Sumber: Dokumen Pribadi "Selamat, Anda hamil!" Wow, berjuta rasanya ketika dokter mengatakan hal tersebut kepada Moms dan suami a...
  • Membangun Kecerdasan dan Kreativitas Anak Lewat Ekstrakurikuler Robotic
    Membangun Kecerdasan dan Kreativitas Anak Lewat Ekstrakurikuler Robotic - Sumber: Anatta Sannai Kecerdasan dan kreativitas seora...
  • Yayasan PKP JIS Cetak Generasi Emas Bangsa Lewat Kegiatan Robotik
    Piala Kejuarnas Bllitar Tim Robotic MTs. PKP JIS - Sumber: Dokpri  Perkembangan zaman saat ini menuntut masyarakat untuk dapat menyesuaikan ...
  • Survey TK Islam & Umum Cibubur Dsk - Part One
    Tiba waktunya untuk Manda cari2 TK untuk Kk, Karena Papanda nya ingin Kk dimasukkan TK Islam maka survey berikut sebagian besar adalah TK Is...
  • Ngopi Santai dan Nikmat Bersama Luwak White Koffie
    Everyday Coffee - Sumber: Dokumen Pribadi Siapa pecinta kopi di sini, tunjuk tangaaann ... :D Hai semua, kali ini Ibu sebagai co...
  • Info Kursus Menembak
    Info Kursus Menembak - Sumber: Lovhana Setelah sekian lama rencana ikutan latihan menembak tertunda, akhirnya  hari Sabtu lalu (...
  • Arti BIRADS Pada Pemeriksaan USG
    Sumber: Dokumen pribadi Beberapa bulan yang lalu, tepatnya di bulan Maret saya merasakan rasa cenut-cenut di kedua payudara hingga ketiak. A...
  • Dukung Literasi Anak, Yayasan PKP JIS Sediakan Perpustakaan yang Nyaman
    Dukung Literasi Anak - Sumber: Dokumen Pribadi Di antara orang tua pasti ada yang pernah mengeluhkan mengenai anaknya yang malas...
  • Lovhana's 4th B'Day
    Ultah si Kk ke 4 ini lebih banyak cerita sedihnya L pernak pernik ultah seperti cake dan goodybag yang rencananya akan digarap sendiri oleh ...
  • Tips Sukses Interview
      Tips Sukses Interview - Sumber: Dokumen pribadi Hai temans, pada kesempatan ini, saya ingin share sedikit tips untuk kalian yang mau menja...

Categories

  • All About Tumor & Cancer
  • Aneka Tips
  • Beauty and Makeup
  • Bisnis dan Keuangan
  • Books
  • Buku Emak Berbisnis
  • Digital Marketing
  • Fashion
  • Hukum
  • Human Resource
  • Indscript Creative
  • Info
  • Kehamilan
  • Kesehatan
  • Kesehatan Anak
  • Kisah Inspiratif
  • Kopi
  • Life Style
  • Lingkungan
  • Literasi
  • Manda Lovhana
  • Motivasi & Interpersonal Skills
  • My Bizz
  • My Stories
  • Olahraga
  • Papa
  • Parenting
  • Peluang Usaha
  • Pendidikan
  • Property
  • Sarasayu Books
  • Training/Seminar

Copyright © 2016 Ibu Berbagi Cerita. Created by OddThemes