Ibu Berbagi Cerita

Berbagi cerita dan pengalaman dalam kehidupan ....

Sumber: YouTube Channel Benny Wullur


Sukses adalah suatu hal yang diinginkan oleh setiap orang. Namun, kenyataannya, banyak orang yang menginginkan kesuksesan secara instan. Padahal untuk menuju kesuksesan ada proses yang harus dilalui salah satunya adalah belajar.

Belajar dan berproses yang bagaimana? 

Mari simak belajar dan berproses versi Benny Wullur, seorang ahli hukum yang sukses dari Bandung.

Jadikan Belajar Sebagai Kebutuhan

"Perjalanan saya hingga menjadi pengacara seperti sekarang ini ya karena terus belajar dan belajar," ujar Benny Wullur.

Setelah sukses menangani kasus yang dialami oleh perusahaan tempatnya bekerja, pengacara dari Bandung itu kemudian banyak direkomendasikan oleh owner perusahaan tempatnya bekerja tersebut. 

"Client saya itu berasal dari MLM atau dari mulut ke mulut. Karena mereka puas dengan penyelesaian kasus, akhirnya mereka merekomendasikan saya untuk menangani berbagai masalah hukum," ucapnya.

Kepiawaian Benny Wullur tersebut, tentunya tidak terlepas dari ketekunan dan semangat belajarnya. 

"Untuk dapat menyamai pengacara lain dengan jam terbang yang lebih tinggi tentunya saya harus banyak belajar. Oleh sebab itu, saya selalu mengalokasikan waktu untuk banyak membaca, mempelajari kasus, termasuk mendengarkan keluh kesah client secara mendetail. Dengan demikian, ilmu yang saya miliki akan dapat mengimbangi rekan lain yang lebih senior," lanjutnya lagi.

Memang untuk menjadi seorang ahli hukum yang andal diperlukan proses yang tidak singkat. Untuk itu Benny Wullur mempunyai prinsip bahwa belajar harus menjadi kebutuhan. 

"Bagaimana agar belajar bisa menjadi kebutuhan dan nempel di kepala? Ya harus bisa happy dalam belajar, karena hati senang jadi ingat terus apa yang dipelajari," ucapnya.

Keinginan belajar yang tinggi terbukti dari banyak bidang yang dipelajarinya. Tidak hanya menggali lebih dalam mengenai hukum, pengacara dari Bandung tersebut juga mempelajari hipnoterapi hingga Neuro Linguistic Programme atau lebih dikenal dengan NLP.

Benny pun menularkan semangat belajarnya ini kepada para pegawainya. Ia ingin agar pegawainya juga dapat merasakan manisnya kesuksesan di masa depan. 

Berproses Untuk Sukses

"Dalam perjalanan saya menjadi seorang pengacara, saya banyak menawarkan diri ke kantor-kantor hukum untuk membantu menyelesaikan kasus tanpa dibayar. Tujuan saya adalah mendapatkan wawasan juga pengalaman dalam menangani berbagai kasus," ungkap Benny Wullur.

Bisa dibilang proses perjalanan seorang Benny Wullur hingga akhirnya menjadi ahli hukum yang sukses cukup panjang. Takdir membawanya menjadi seorang pengacara yang andal. Berawal dari impiannya menjadi seorang petinju, hingga bekerja di pabrik sebagai karyawan bagian packing dan produksi. Berlanjut hingga ia menjadi direktur operasional pabrik merangkap sebagai pengacara.

Baca Juga: Kisah Inspiratif Benny Wullur Part 1 - Impian Menjadi Petinju 

Saat ini, Benny Wullur telah memiliki banyak client dan telah menjadi salah satu pengacara dari Bandung yang sangat sukses. 

Benny dan rekan-rekan pengacara lainnya tengah mempersiapkan sebuah program konsultasi hukum secara online yang dapat menjangkau masyarakat di seluruh Indonesia.

Tips Sukses Ala Benny Wullur

"Intinya membantu setiap orang yang membutuhkan bantuan dengan sebaik-baiknya dan harus memiliki mindset untuk tidak hanya menjadi "orang yang rata-rata" saja dengan terus belajar dan jangan mudah puas dengan pencapaian yang didapatkan," imbuh Benny Wullur dalam closing statement-nya.

Baca Juga: Kisah Inspiratif Benny Wullur Part 2 - Perjalanan Menjadi Pengacara

Bagi yang mempunyai masalah hukum dan ingin berkonsultasi dengannya, dapat mengunjungi Kantor Hukum Benny Wullur & Associate yang beralamat di Jl. Terusan Buah Batu No.259C, Kujangsari, Kec. Lengkong, Kota Bandung, Jawa Barat 40287

Pengacara Bandung
Sumber: YouTube Channel Benny Wullur

Impian hanyalah tinggal impian. Impian Benny Wullur untuk menjadi seorang petinju sementara harus dikesampingkan terlebih dahulu karena ternyata nasib membawanya pada bidang yang berbeda.

Perjalanan Menjadi Pengacara

Melalui relasi sang Ibu, Benny Wullur mendapat pekerjaan untuk pertama kalinya.

"Waktu itu Mama berhasil menjual alat kesehatan dan bercerita bahwa anaknya lulus S1 tetapi belum bekerja. Akhirnya saya datang untuk wawancara. Namun, karena belum ada lowongan untuk S1 Hukum, maka sementara saya ditempatkan di bagian pengepakan dan produksi," ungap Benny.

Setelah itu, Benny menempati posisi HR Staff yang saat itu resign dan belajar banyak baik di bidang HR maupun produksi. Dari sanalah muncul ide-ide agar operasional perusahaan berjalan lebih baik lagi.

Keberhasilannya untuk memperbaiki kondisi perusahaan, dedikasi, serta sikap jujur membawa pengacara dari Bandung ini dipromosikan menjadi Direktur Operasional.

Dalam persiapannya untuk menjadi direktur operasional, Benny diharuskan mengikuti berbagai macam training dan pelatihan, seperti bidang human resource, perpajakan, dan masih banyak lagi.

"Semua training dan pelatihan tersebut dibiayai oleh perusahaan. Akhirnya jadi petinju enggak, masuk pabrik iya," ucapnya sambil tertawa.

Tahun 2002, Benny Wullur mengikuti pendidikan advokat, setelah lulus dan terinspirasi beberapa pengacara sukses, ia pun pada akhirnya ingin mencoba menjadi ahli hukum dan pengacara. Namun, niatnya untuk menjadi pengacara tidak langsung terwujud karena perusahaan tempatnya bekerja tidak mengizinkan Benny Wullur untuk resign.

"Perusahaan tidak mau melepaskan saya, salah satu alasannya karena saya telah dibiayai untuk mengikuti begitu banyak pelatihan sebagai persiapan untuk menjadi direktur operasional," ujarnya.

Pemilik perusahaan yang tidak ingin kehilangan SDM yang andal seperti Benny memutuskan untuk memberikan kesempatan kepadanya untuk merangkap menjadi pengacara sekaligus menjadi direktur operasional di pabrik. Lega, karena win-win solution ditemukan, Benny pun menjalankan kedua profesi tersebut dengan sepenuh hati.

Kasus Unik yang Pernah ditangani Benny Wullur

Pada tahun 2006-2007, Benny Wullur ikut menangani kasus yang ketika itu cukup ramai di Bandung, yaitu kasus seorang dokter dituduh mengeroyok pengacara.

"Kebetulan pengacara tersebut cukup terkenal dan saya sudah diestimasi akan kalah. Namun, saya berhasil menemukan celah sehingga saya bisa memenangkan kasus tersebut dan masuk dalam koran Suara Rakyat," ungkap Benny.

Lagi-lagi ahli hukum itu berjasa bagi perusahaan. Ketika perusahaan tempat Benny Wullur bekerja terpuruk dan memiliki banyak utang, ia pun dengan segenap kekuatan membantu menyelesaikan permasalahannya tersebut.

"Mulai ikut menghadapi para debt collector sampai akhirnya saya mendapatkan celah dalam perjanjian yang bisa membantu perusahaan untuk lepas dari jeratan hukum. Waktu itu bahkan saya sempat mengerahkan teman-teman beladiri saya untuk menghalau debt collector yang datang ke pabrik," kenangnya. 

Sebelumnya, pemilik perusahaan telah banyak berkonsultasi ke banyak ahli hukum untuk penyelesaian kasusnya, tetapi tidak menemukan titik terang. Bahkan ada di antaranya yang merupakan pengacara berpengalaman dan cukup ternama. Namun, pengacara dari Bandung ini berhasil menyelesaikan kasus dengan baik bahkan tanpa meminta bayaran.

Baca juga: Kisah Inspiratif Benny Wullur Part 1 - Impian Menjadi Petinju

Bagaimana seorang Benny Wullur bisa  menemukan berbagai celah dan dapat memenangkan banyak kasus dengan sangat baik? Padahal, bisa dibilang yang menjadi lawannya adalah pengacara-pengacara yang jauh lebih  berpengalaman serta terkenal di dunia hukum.

Jangan lewatkan kisah inspiratif sang pengacara dari Bandung, Benny Wullur pada tulisan saya berikutnya.

Pengacara Bandung Benny Wullur
Sumber: YouTube Channel Rumah Teh Iin

Kesuksesan tidak terjadi begitu saja dalam hidup. Banyak proses yang harus dijalankan dalam menggapainya. Sebagian orang berproses dengan cepat, tetapi bagi yang lain harus dengan perjuangan serta kerja keras untuk dapat mencapai kesuksesan tersebut.

Begitu juga dengan kisah perjalanan Benny Wullur, seorang pengacara atau ahli hukum dari Bandung.

Berikut kisah perjalanannya yang sangat inspiratif.

BERASAL DARI KELUARGA SEDERHANA

Benny Wullur terlahir dari keluarga sederhana. Sang ayah adalah seorang karyawan swasta yang terimbas pemutusan hubungan kerja (PHK) pada usia 55 tahun. Sejak itu, ibunya mengambil alih perekonomian keluarga dengan mengandalkan pendapat dari menjadi sales yang memasarkan beraneka ragam barang. 

"Saat itu saya masih di usia SD dan Ibu saya benar-benar berjuang untuk biaya sekolah. Makan pun kami sangat sederhana, lebih banyak sayur-sayuran saja," ungkap Benny Wullur ketika dijumpai oleh Founder IIDB Indari Mastuti.

Ayahnya selalu berpesan agar Benny dapat menjadi sosok yang kuat sehingga tidak mudah down jika ada yang mengganggunya. Dari pesan itulah pada akhirnya yang menjadikan Benny Wullur bertekad untuk menjadi sosok yang kuat serta ingin mempelajari beladiri.

Impian Menjadi Seorang Petinju

Terinspirasi Mike Tyson, lalu muncul impian ingin menjadi petinju agar menghasilkan banyak uang.

Pengacara dari Bandung itu pun, mulai belajar beladiri (Taekwondo) pertama kalinya di usia 12 tahun. Setelah beberapa waktu mengikuti Taekwondo, Benny pun jatuh sakit sehingga tertinggal kenaikan tingkat. Karena merasa tertinggal dari teman-temannya, ia pun memutuskan untuk mengikuti aliran beladiri lainnya, yaitu Judo. 

Merasa tidak cocok dalam Judo, setelah satu tahun mempelajari beladiri Jepang tersebut, Benny Wullur memutuskan untuk ikut Jujitsu. Tidak hanya Jujitsu, pria yang kini menjadi ahli hukum ini juga mengikuti beberapa beladiri lainnya yaitu Kateda dan Silat.

Perjalanannya di dalam bidang beladiri menjadikan prestasi sekolahnya menurun drastis. "Saya senang dan sukses saat ada gelut. Namun, saat itu, Mama saya dipanggil sekolah, karena saya mendapatkan ranking empat, tetapi ranking empatnya dari belakang," ujarnya sambil tertawa.

Setelah itu, Benny pun sempat mendalami teknik tenaga prana dan melepaskan dua ilmu beladiri lainnya dan fokus pada Kateda saja. Benny Wullur pun berhasil mendapatkan prestasi dengan pencapaian menjadi salah satu sabuk hitam termuda dan menjadi pelatih.

Masih belum mendapat restu dari Ibunda tercinta untuk menjadi petinju. Benny Wullur menurut dan menjalankan syarat yang diberikan oleh sang Ibu, yaitu jika bisa lulus kuliah dengan cepat maka ia diizinkan untuk menjadi petinju.

Saat kuliah, Benny tetap mendalami teknik pengobatan dengan tenaga prana, kemudian ahli hukum tersebut menjadi ahli penyembuhan dengan teknik tenaga prana dan bisa mengobati orang. "Dari mengobati dengan teknik tenaga prana tersebut, saya bisa mendapatkan uang jajan yang lumayan," ucapnya sambil tersenyum.

Benny pun akhirnya bisa menyelesaikan kuliah dengan waktu hanya 3.5 tahun saja. Suatu prestasi yang sangat mengejutkan untuk ibunda tercinta, mengingat saat di sekolah menengah atas Benny Wullur sempat mendapatkan peringkat keempat dari belakang. Juga karena prestasi dari kakak dan juga adiknya yang jauh berbeda dengannya.

"Kakak saya selalu mendapatkan peringkat sepuluh besar, sedangkan adik saya mendapatkan nilai tertinggi di mata pelajaran matematika," kenangnya.

Perjalanan Belum Berhenti

Masih banyak kisah yang menginspirasi yang diceritakan oleh pengacara dari Bandung ini.

Bagaimanakah lanjutan kisah Benny Wullur hingga mencapai posisi seperti saat ini? Kita akan lanjutkan kisah inspirasi Benny Wullur pada tulisan selanjutnya, ya.

Stay tuned :)

Older Posts Home

AUTHOR

My photo
Haning Arum S.
Ibu tiga anak yang mempunyai latar belakang beragam. Merintis beberapa usaha dan memulai pekerjaan sebagai editor pada tahun 2016 lalu. Tinggal di Cibubur Jakarta Timur. Saat ini, mempunyai kegiatan sebagai MomPreneur, penulis, editor, makeup artist dan menjadi mentor di kelas-kelas menulis dan makeup.
View my complete profile

FOLLOW MY FACEBOOK PAGE

POPULAR POSTS

  • Mengatasi Morning Sickness dengan Hipnoterapi dan Menjaga Pola Makan
    Sumber: Dokumen Pribadi "Selamat, Anda hamil!" Wow, berjuta rasanya ketika dokter mengatakan hal tersebut kepada Moms dan suami a...
  • Membangun Kecerdasan dan Kreativitas Anak Lewat Ekstrakurikuler Robotic
    Membangun Kecerdasan dan Kreativitas Anak Lewat Ekstrakurikuler Robotic - Sumber: Anatta Sannai Kecerdasan dan kreativitas seora...
  • Yayasan PKP JIS Cetak Generasi Emas Bangsa Lewat Kegiatan Robotik
    Piala Kejuarnas Bllitar Tim Robotic MTs. PKP JIS - Sumber: Dokpri  Perkembangan zaman saat ini menuntut masyarakat untuk dapat menyesuaikan ...
  • Survey TK Islam & Umum Cibubur Dsk - Part One
    Tiba waktunya untuk Manda cari2 TK untuk Kk, Karena Papanda nya ingin Kk dimasukkan TK Islam maka survey berikut sebagian besar adalah TK Is...
  • Ngopi Santai dan Nikmat Bersama Luwak White Koffie
    Everyday Coffee - Sumber: Dokumen Pribadi Siapa pecinta kopi di sini, tunjuk tangaaann ... :D Hai semua, kali ini Ibu sebagai co...
  • Info Kursus Menembak
    Info Kursus Menembak - Sumber: Lovhana Setelah sekian lama rencana ikutan latihan menembak tertunda, akhirnya  hari Sabtu lalu (...
  • Arti BIRADS Pada Pemeriksaan USG
    Sumber: Dokumen pribadi Beberapa bulan yang lalu, tepatnya di bulan Maret saya merasakan rasa cenut-cenut di kedua payudara hingga ketiak. A...
  • Dukung Literasi Anak, Yayasan PKP JIS Sediakan Perpustakaan yang Nyaman
    Dukung Literasi Anak - Sumber: Dokumen Pribadi Di antara orang tua pasti ada yang pernah mengeluhkan mengenai anaknya yang malas...
  • Lovhana's 4th B'Day
    Ultah si Kk ke 4 ini lebih banyak cerita sedihnya L pernak pernik ultah seperti cake dan goodybag yang rencananya akan digarap sendiri oleh ...
  • Tips Sukses Interview
      Tips Sukses Interview - Sumber: Dokumen pribadi Hai temans, pada kesempatan ini, saya ingin share sedikit tips untuk kalian yang mau menja...

Categories

  • All About Tumor & Cancer
  • Aneka Tips
  • Beauty and Makeup
  • Bisnis dan Keuangan
  • Books
  • Buku Emak Berbisnis
  • Digital Marketing
  • Fashion
  • Hukum
  • Human Resource
  • Indscript Creative
  • Info
  • Kehamilan
  • Kesehatan
  • Kesehatan Anak
  • Kisah Inspiratif
  • Kopi
  • Life Style
  • Lingkungan
  • Literasi
  • Manda Lovhana
  • Motivasi & Interpersonal Skills
  • My Bizz
  • My Stories
  • Olahraga
  • Papa
  • Parenting
  • Peluang Usaha
  • Pendidikan
  • Property
  • Sarasayu Books
  • Training/Seminar

Copyright © 2016 Ibu Berbagi Cerita. Created by OddThemes